Matatelinga - Australia, Ratu tambang asal Australia, Gina Rinehart mendapatkan pinjaman sebesar USD7,2 miliar. Dana itu akan digunakan untuk tambang iron ore (bijih besi), Roy Hill.Pinjaman tersebut adalah pinjaman terbesar di sektor tambang. Pinjaman ini didapat lima lembaga ekspor imporasal Jepang, Korea dan Amerika. Ditambah dengan 19 bank komersial bank dari Australia, Jepang, Eropa, China, Korea, dan Singapura.Tambang raksasa yang berada di Australia barat ini direncanakan akan mulai melakukan ekspor paling lambat tahun 2015. Demikian dilansir dari CNBC, Sabtu (22/3/2014).Roy Hill akan menjadi tambang iron ore terbesar keempat di Australia. Tambang ini akan menghasilkan 55 juta ton per tahun. Tambang ini akan menjadi saingan berat untuk produsen mineral lainnya, yakni Rio Tinto, BHP Billiton dan Fortescue Metals Group."Kami dalam proses menjadi produsen utama iron ore dalam skala internasional," kata Gina yang menjabat Chairman Roy Hill.Proyek tambang senilai USD10 miliar tersebut sudah berjalan 30 persen. Di tambang ini juga akan ada dua deep water port, yakni airport dengan runway yang lebar dan cukup untuk pesawat jenis Boeing 737.Wanita terkaya di Asia ini juga akan membangun rumah untuk 3.600 pekerja kondtsruksi, dan 2.000 staf operasional di Port Hedland.(KNIA/Okz)