MATATELINGA, Jakarta: Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan harga bahan pokok di pasar tradisional di Kota Bandung relatif stabil. Bahkan harga komoditas pangan yang biasanya mengalami lonjakan seperti daging kini juga relatif stabil bahkan cenderung turun"Kita liat beras saja berlebih tidak ada kekhawatiran yang biasanya fluktuasi itu daging tapi daging juga aman harganya Rp115.000 per kilogram dari biasanya Rp120.000 per kilogram dan dijamin pemda stok siap RPH (rumah potong hewan) siap untuk menyalurkan dan menggelontorkan sesuai kebutuhan menjelang lebaran," kata Enggar ."Kemudian bawang putih sudah turun normal bahkan di bawah dari apa yang kita target minimal 35 (ribu) tapi ini sudah di bawah dan ini pasti masuk lagi sehingga jumlah cukup," ucapnya menambahkan. Pengecekannya juga dilakukan kepada harga daging ayam. Pada harga daging ayam, Enggar dapati adanya kenaikan harga pada daging ayam."Ayam memang ada sedikit kenaikan tetapi ini sangat dilematis. Beberapa waktu lalu beberapa kali peternak datang ke kantor menyampaikan keluhan memberikan data mereka mengalami kerugian cukup besar karena harga turun drastis menyangkut telur dan daging ayam," katanya.Enggar mengatakan harus ada keseimbangan antara pasokan dengan harga. Dengan begitu, bahan pokok tidaklah impor mesti harus impor."Karena neraca perdagangan terganggu dan yang lebih utama kita harus memperhatikan petani kita bagimana mendorong petani benar-benar tertarik untuk menanam," katanya.Dari hasil pengecekan tersebut, Enggar mengapresiasi Satgas pangan dan satuan tugas lainnya, yang turut menjaga kestabilan harga bahan pokok.Enggar pun meminta sinergitas tersebut, untuk terus dapat di pertahankan. Bahkan ia mengklaim dalam kurun waktu 3 tahun terkahir, disaat menjelang lebaran, harga bahan pokok terus terjaga."Tadi lihat ibu-ibu tersenyum bahagia tidak perlu berpikir biaya tambahan dan bisa melaksanakan ibadah dengan khusyuk," ucapnya.Pada kesempatan yang sama, Enggar juga sempat menemui beberapa pedagang di pasar Kosambi. Ia berbincang dengan para pedagang yang terkena dampak kebakaran pasar beberapa waktu lalu."Nanti kita koordinasikan," pungkas Enggar. (Mtc/Okz)