MATATELINGA, Newyork: Indeks S&P 500 mencetak rekor terburuk secara bulanan sejak Mei 2010.Akibanya, Pasar saham Amerika Serikat (AS) drop pada perdagangan di akhir pekan ini. Sentimen negatif kali ini datang dari pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan mengenakan tarif pada produk BBM asal Meksiko.Hal ini berpotensi memperparah perang dagang dan melibatkan lebih banyak pihak secara langsung. Ujung-ujungnya, hal ini bisa membuat AS masuk dalam resesi ekonomi. Demikian dilansir dari Reuters, Sabtu (1/6/2019).AS akan mengenakan tarif sebesar 5% mulai 10 Juni, dan akan bertahap naik hingga sebesar 25% hingga masalah imigrasi ilegas di perbatasan bisa terhenti. Trump menyatakan hal tersebut dalam akun Twitter-nya.Presiden Meksiko Andres Maunal Lopez Obrador pun merespon ancaman tersebut dengan melakukan hal yang sama.Akhirnya, indeks Dow Jonesanlok 354,84 poin atau 1,41% menjadi 24.815. Indeks S&P 500 turtun 36,8 poin atau 1,32% menjadi 2.752 dan Nasdaq turun 114,57 atau 1,51% menjadi 7.453.Secara bulanan, Dow anjlok 6,69%. Sementara S&P turun 6,58% dan Nasdaq terkoreksi hingga 7,93%.