Matatelinga - Jakarta, PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menyepakati untuk tidak membagikan dividen. Emiten produsen baja ini belum berencana membagikan dividen tahun ini karena masih mengalami rugi bersih sebesar USD13,9 juta atau Rp158,46 miliar jika mengacu kurs Rp11.400 per USD.Menanggapi hal tersebut, Analis Milenium Danatama Asset Management Desmon Silitonga mengatakan, memang saat ini perusahaan sedang ada masalah."Didukung adanya sentimen negatif China, kedua penjualan memang turun, jadi kinerjanya tidak merefleksikan di sahamnya," ujar Desmon kepada sumber, Jakarta, Jumat (28/3/2014).Desmon mengatakan, selain itu depresi dolar membuat permintaanya menurun. Menurutnya pendanaan saat ini hanya berharap dari pinjaman dan utang."Jadi kalau mereka mau ekspansi jangan dulu, karena ekonomi global tidak menentu," ujarnya.Sementara itu, lanjutnya, saham KRAS saat ini masih belum berfluktuatif walau sempat hampir mencapai Rp580-an ini mungkin penuruanan karena faktor kerugian."Untuk investasi jangka panjang, kemungkinan manfaati fluktuatif, jadi harus memperbaikinya," ujar Desmon.Kemarin, saham KRAS ditutup di level Rp520 turun 5 poin atau 0,95 persen. Dalam pergerakan hariannya berada di kisaran Rp520-Rp530.(KNIA/Okz)