MATATELINGA, Jakarta: Pasca-Bank Indonesia (BI) turunkan suku bunga, Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan pagi ini. Meski demikian Rupiah masih berada di level Rp14.000-an per USD.[adx]Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebutkan, bahwa nilai tukar Rupiah saat ini bergerak stabil pada Rp14.050-14.060 per USD. Hal itu ditunjukkan dengan mekanisme pasar dan supply demand yang tetap terjaga ."Kestabilan Rupiah ini juga andil dan sumbangan dari pelaku usaha baik dari perbankan, usaha ekspor maupun impor yang bergerak sesuai mekanisme pasar," sebutnya di kantornya, Jumat (20/9/2019)Tambah Perry, mengucapkan terima kasih kepada para pelaku usaha yang tetap terus menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.[adx]"Terima kasih kepada para pelaku usaha. Khususnya perbankan yang juga ikut menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Dan kami tetap yakin bahwa pergerakan nilai tukar Rupiah akan bergerak stabil dengan confident dari pasar yang terus tumbuh, prospek ekonomi yang baik dan juga kebijakan yang ditempuh oleh BI, pemerintah dan otoritas terkait," akunya.Dilansir Bloomberg Dollar Index, Jumat (20/9/2019) pukul 8.51 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 24 poin atau 0,17% ke Rp14.084 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.080-Rp14.090 per USD.