Matatelinga - Jakarta, Perusahaan tambang mineral milik Grup Bakrie, PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS) mencatatkan kenaikan rugi sebesar 317,3 persen pada tahun 2013.Dengan demikian, perseroan mencatat rugi neto yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD121,15 juta, setara dengan Rp1,37 triliun (kurs Rp11.328 per USD) pada akhir tahun 2013. Sementara pada tahun 2012, rugi yang dicatatkan perseroan sebesar USD29,7 juta.Semakin terpuruknya kondisi keuangan perseroan terjadi akibat rugi neto penjualan entitas anak usaha yang nilainya mencapai USD39,5 juta. Ditambah lagi dengan rugi penghapusan piutang sbeesar USD19,3 juta.Beban bunga dan keuangan perseroan juga naik menjadi USD86,13 juta dari sebelumnya USD64,7 juta. Juga rugi neto selisih kurs USD1,03 juta dari sebelumnya tercatat laba USD2,1 juta. Demikian terungkap dalam laporan keuangan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (4/4/2014).Selain itu, pendapatan perseroan tercatat mengalami penurunan menjadi USD19,6 juta dari sebelumnya yang sebesar USD22,2 juta.(KNIA/Okz)