Matatelinga - Jakarta, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengandalkan pendanaan dari pinjaman pihak ketiga dan penerbitan obligasi untuk ekspansi. Di mana perseroan berencana menambah dan meningkatkan fasilitas pengolahan dan permurnian mineralnya."Perseroan juga tengah menjajaki pendanaan melalui Export Credit Agency (ECA) maupun juga menjalin kerjasama strategis dengan pihak ketiga dengan skim build transfer atau join venture partnership," jelas Direktur Utama Antam tato Miraza dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).Perseroan sekarang ini telah memiliki pabrik (smelter) untuk pengolahan dan permurnian. Untuk nikel, perseroan memiliki tiga unit pabrik pengolahan bijih nikel menjadi feronikel berkapasitas 18.000-20.000 ton nikel dalam feronikel (tni)per tahun di Pomalaa, Sulawesi Tenggara.Perseroan akan meningkatkan kapasitas panrik ini menjadi 27.000-30.000 tni per tahun. Perseroan juuga bermaksud membangun pabrik feronikel Halmahera Timur, yakni pabrik Nickel Mixed Hydroxide dan pabrik Nickel Pig Iron Stainless Steel.Untuk komoditas logam mulia, yakni mencangkup emas dan perak, perseroan tengah mengembangkan proyek Anode Slime yang memioliki kapasita awal 500 ton anoda slime per tahun pada tahun 2014 dan akan ditingkatkan menjadi 2.000 ton anode slime per tahun pada tahun 2015.(KNIA/Okz)