Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Polis Asuransi Belum Dibayarkan Jiwaraya Pada Nasabah Asal Korea Selatan Mencapai Rp 572 Miliar.

Polis Asuransi Belum Dibayarkan Jiwaraya Pada Nasabah Asal Korea Selatan Mencapai Rp 572 Miliar.

- Kamis, 05 Desember 2019 06:00 WIB
Hand Over
ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta:  Hari ini sebanyak 48 nasabah Jiwasraya dari Indonesia, Korea Selatan, Malaysia hingga Belanda menyambangi Komisi VI DPR meminta jalan keluar atas masalah gagal bayar Jiwasraya yang merupakan perusahaan asuransi milik BUMN.

[adx]

Harapannya, anggota dewan bisa mendesak manajemen Jiwasraya serta Kementerian BUMN mau menyelesaikan pembayaran polis jatuh tempo secepatnya.

Sebanyak 474 polis nasabah asal Korea Selatan nyangkut di produk asuransi Jiwasraya. Dari data yang diterima Kontan.co.id, polis asuransi yang belum dibayarkan Jiwaraya kepada nasabah asal Korea Selatan ini mencapai Rp 572 miliar.

Salah seorang nasabah, Lee Kang Hyun mengatakan kebanyakan warga tersebut adalah nasabah Bank KEB Hana yang merupakan bank yang cukup dikenal di Korea Selatan dan Indonesia. Saat itu, mereka ditawarkan produk Jiwasraya dengan iming-iming return tinggi.

[adx]

"Hana Bank saat itu menyebutkan produk deposito bukan bancassurance, mereka bilang ke nasabah Korea bahwa produk ini tidak berbahaya karena milik pemerintah. Jadi kalau pemerintah tidak bayar maka bangkrut, makanya kami ikut program ini," kata Lee di gedung DPR, Senayan, Rabu (4/12/2019).

Naasnya, bukan return tinggi yang didapat justru dana yang mereka investasikan ke Jiwasraya tidak kembali. Pada 6 Oktober 2018, Jiwasraya tidak bisa membayarkan bunga serta pokok polis ke nasabah.

"Orang Korea kaget dan terkejut, setelah satu tahun mereka tidak bayar dan Hana Bank angkat tangan," ungkapnya.

[adx]

Mereka bahkan sudah melaporkan ke pemerintah serta Kedutaan Besar Korea Selatan agar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mau bertanggungjawab. Beberapa kali nasabah Korea mengirim surat ke pemerintah dan ke BUMN tapi tidak diindahkan.

"Kami sudah mengirimkan ke OJK dan BUMN tapi sampai sekarang belum ada jawaban. Seharusnya mereka mengontrol kenapa bisa jadi begini buruk dan busuk," sesalnya.

Kementerian BUMN sendiri  terus berupaya menyelamatkan salah satu perusahaan yang tengah didera masalah. Kementerian Selain itu, Kementerian BUMN berupaya mempercantik kinerja perusahaan agar menarik minat investor.

[adx]

Sebelumnya, Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga bilang pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN sangat intens menyelesaikan persoalan Jiwasraya. Oleh sebab itu, Kementerian BUMN mewajibkan Jiwasraya untuk memberikan laporan progres kinerja Jiwasraya tiap minggu.

"Baik kondisi keuangan. Kita kan ingin memasukkan investor sehingga kita melihat ini harus mengundang investor dari luar. Karena untuk membuat Jiwasraya ini semakin membaik di mata investor. Memang begitu kebijakannya, jadi sesuatu yang kita anggap luar biasa maka akan intens," ujar Arya di gedung Kementerian BUMN, Selasa silam (26/11).

Arya mengatakan, pihak Jiwasraya juga sudah memilah strategi apa saja yang akan dipertahankan dan mengupayakan memperbaiki kinerja yang jelek.

[adx]

"Ini perkembangan bagus. Investornya Jiwasaya Putera tunggu saja, karena kami ingin buat Jiwasraya bagus. Kan kalau kita jual barang maka harus terus diperbaiki, misal kamu jual mobil yang permak dikit, baru dijual bagus," akunya.

Arya mengaku Kementerian BUMN telah melakukan segala upaya dalam menyelamatkan asuransi jiwa plat merah ini. Ia bilang termasuk lewat pembentukan anak perusahaan Jiwasraya Putera. Targetnya? makanya kita kejar terus supaya cepat," sebutanya.

Editor
:
Sumber
: ktn

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Meninggal di Malaysia, Jenazah Asrul dalam Proses Dipulangkan ke Aceh Selatan

Ekonomi

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Ekonomi

Indonesia Perkuat Koridor Rantai Pasok dari Sumut

Ekonomi

Irjen TNI Berikan Briefing kepada Pati Mabes TNI Bahas Berbagai Isu Terkini

Ekonomi

Terindikasi TPPO, Imigrasi Sulut Tunda Keberangkatan 500 WNI

Ekonomi

Imigrasi Pemalang Perkuat PIMPASA, Sasar Calon ABK untuk Cegah Dini TPPO