MATATELINGA, Medan: Samera Propertindo tampaknya serius dalam membangun hunian di Kota Medan, setelah sukses dengan beberapa perumahan yang berdiri di pusat Kota, Kini Properti dibawah kepemimpinan Andi Ming E membangun hunian di dekat padat penduduk.Dengan menggandeng PT Kani Jaya Sentosa, yang selama ini dikenal sebagai perusahaan kontraktor dalam bidang infrastruktur seperti jalan dan jembatan. Samera Propertindo membangun perumahan tepat di kawasan Marendal Kota Medan.Kedua perusahaan sepakat mendirikan anak perusahaan dengan bendera PT Samera Kani Jaya, dengan penandatanganan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Chairman Samera Propertindo Adi Ming E dengan Presiden Direktur PT Kani Jaya Sentosa, Yamitema Tirtajaya Laoly, yang tak lain anak pertama Menkumham, Kamis (19/ 12) di Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan.Adi Ming E menjelaskan bahwa kerjasama antara Samera Propertindo dengan PT Kani Jaya Sentosa didasari karena sama-sama memiliki jiwa bisnis dan mempunyai keinginan untuk terus berkembang. Dari kerjasama tersebut, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan branding dan kinerja perusahaan kedua belah pihak, khususnya dalam pengembangan bisnis properti."Saya dan Yamitema sudah berteman sejak lama. Dalam beberapa kali diskusi, maka akhirnya muncul keinginan untuk mengembangkan bisnis bersama. Secara pribadi, kami melihat bahwa keluarga besar Yamitema sudah teruji dalam menjalankan bisnis dan juga memiliki integritas. Oleh karena itu, kami sangat yakin kerjasama ini akan berhasil dan sesuai dengan yang diharapkan. Karena kunci utama dalam melakukan bisnis dan kerjasama adalah keyakinan,” ujar Adi Ming E.Menurut Adi Ming, keputusan untuk mulai mengembangkan proyek baru ini karena melihat kondisi perekonomian yang terus membaik. Meskipun begitu, dirinya beranggapan bahwa dalam menjalankan bisnis terutama sektor properti, tidak tergantung adanya momentum yang tepat. Kebutuhan terhadap perumahan akan terus ada karena salah satu kebutuhan pokok yang juga harus dipenuhi sebagaimana pangan dan sandang. “Peluang akan selalu ada, tinggal bagaimana kita melihat ada kesempatan untuk memanfaatkan peluang tersebut,” ujarnya.Lebih lanjut dikatakan Adi Ming, PT Samera Kani Jaya akan mengembangkan kawasan perumahan seluas 10 hektar dan akan terus dikembangkan hingga total mencapai 20 hektar dengan nilai investasi Rp. 100 milliar. Perumahan bernama Sam City itu terletak di kawasan Marendal, dengan jarak kurang lebih 10 km dari pusat Kota Medan. "Ini merupakan wilayah potensial untuk dikembangkan, terlebih sejumlah perumahan juga sudah banyak terbangun di kawasan tersebut," pungkasnya.Ia menegaskan, pada tahap pertama, kedua perusahaan akan membangun dan memasarkan sebanyak 177 unit rumah dengan harga mulai dari Rp 250 jutaan di Sam City dengan target 1.000 unit rumah dalam kurun waktu lima tahun kedepan.”Kami menargetkan dapat terjual habis dalam satu bulan saja untuk tahap pertama ini,” tegas Adi Ming optimis, seraya menambahkan secara resmi Sam City akan diluncurkan di awal tahun 2020.Sementara itu, PT Kani Jaya Sentosa yang selama ini lebih dikenal sebagai perusahaan kontraktor di bidang infrastruktur seperti jalan dan jembatan mengaku sudah bulat untuk terjun ke properti.