MATATELINGA, Medan: Perekonomian dunia diperkirakan mengalami pemulihan di tahun 2020. Perbaikan ekonomi dunia terutama didorong oleh pertumbuhan ekonomi berbagai negara berkembang yang meningkat seiring dengan berbagai kebijakan akomodatif yang dilakukan bank sentral dan pemerintah di tahun 2019.Pernyataan ini diungkap Kepala Perwakilan BI Sumut, Wiwiek Sisto Widayat dalam acara Bincang Bareng Media Review Ekonomi 2019 dan Prospek 2020 di Gedung Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kamis (9/1/2020)."Sepanjang tahun 2019 ekonomi global semakin tidak ramah. Terjadi penurunan globalisasi akibat meluasnya perang dagang dan kebijakan berbagai negara yang mendahulukan kepentingan ekonomi dalam negeri. Memasuki tahun 2020, perekonomian dunia diperkirakan mengalami pemulihan," terang dia.Kata Wiwiek, perbaikan ekonomi global di tahun 2020 diiringi peningkatan harga berbagai komoditas. Harga minyak mentah diperkirakan membaik seiring dengan perpanjangan waktu pemangkasan produksi antara OPEC+. Harga CPO disinyalir meningkat didorong oleh keterbatasan stok di tengah peningkatan permintaan, baik dari negara penghasil maupun negara lainnya."Komoditi membaik, melihat proyeksi dari world bank ADB dan AMF, ekonomi akan tumbuh positif," jelas Wiwiek.Beberapa harga komoditi utama di Sumut, ungkapnya, seperti Crude Oil, Palm Oil, Coffe, Ruber dan Aluminium akan ada perbaikan di 2020. (mtc/amel)