Matatelinga - New York, Kekayaan miliarder muda yang sukses dengan Facebook ini, hanya berada di bawah USD20 miliar setelah IPO Facebook. Namun, pada 2012 ketika sahamnya mengalami penurunan, kekayaannya turun lebih dari USD9 miliar. Pendiri Facebook Mark Zuckerberg telah memperlihatkan pada dunia pelajaran berharga dalam volatilitas saham di sektor teknologi. Pasalnya, pergerakan saham yang naik turun telah membuat Zuckerberg mengalami keuntungan dan kerugian cukup besar.
Meski demikian, tingginya kenaikan saham-saham di sektor teknologi tahun lalu telah membuat dia meraup untung USD10 miliar, dan membawa kekayaan bersihnya berada di atas USD20 miliar.
Namun, dalam beberapa pekan terakhir, Zuckerberg bagai menaiki roller coaster. Analisis menunjukkan bahwa Zuckerberg adalah salah satu orang yang mengalami kerugian terbesar, karena adanya penurunan saham pada sektor teknologi.
Melansir CNBC, kekayaan bersihnya telah turun USD4,6 miliar sejak 4 Maret, ketika S&P turun dari puncaknya. Meski begitu, Zuckerberg masih memiliki kekayaan sekira USD25 miliar. Gejolak di pasar saham, mungkin akan membuat Zuckerberg melihat neraca nya sedikit lebih ringan.
Miliarder lainnya yang mengalami nasib serupa dengan Zuckerberg adalah Jeff Bezos, karena nilai saham Amazon yang telah turun USD3,4 miliar. Tapi, angka tersebut masih jauh dibandingkan dengan kekayaan bersih nya sebesar USD29 miliar. Pemilik Washington Post itu bisa membeli hampir setiap surat kabar yang masih hidup di Amerika dengan uang tunai itu.
Berikut adalah daftar dari beberapa miliarder yang kekayaannya harus merosot karena penurunan harga saham perusahaannya.
CEO Facebook Mark Zuckerberg, kekayaannya turun USD4,6 miliar
CEO Amazon Jeff Bezos, kekayaannya turun USD3,4 miliar.
CEO Google Larry Page, kekayaannya turun USD1,28 miliar.
Pendiri Google Sergey Brin, kekayaannya turun USD1,25 miliar.
Pendiri Twitter Evan Williams, kekayaannya turun USD668 juta.
CEO Netflix Reed Hastings, kekayaannya turun USD269 juta.
(Okz/Mt-01)