MATATELINGA, Jakarta: Bank Indonesia menyatakan tidak akan melakukan intervensi, dengan Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau menguat ke level Rp13.600-an per USD. "Sepanjang fundamental, kita tidak akan mengintervensi (Rupiah)," jelas Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Waluyo, di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Senin (13/1/2020).Dia menilai, kondisi rupiah yang menguat salah satunya disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi yang baik."Cadangan devisa yang menguat juga membuat Rupiah cukup confident. Kita pun cukup confidence terhadap perkembangan rupiah," sebutDeputi Gubernur BI.