Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pekan Ini Rupiah Melemah

Pekan Ini Rupiah Melemah

Redaksi - Sabtu, 08 Februari 2020 08:15 WIB
Hand Over
MATATELINGA, Jakarta:  Dalam sepekan, rupiah di pasar spot melemah 0,14% terhadap dolar AS. Sementara di kurs tengah BI rupiah justru menguat 0,10% terhadap dolar AS dalam sepekan ini. Untuk pekan depan, analis memperkirakan masih akan ada beberapa sentimen yang bakal menekan rupiah.

Rupiah gagal menutup pekan ini dengan tren positif. Mengutip Bloomberg, pada penutupan perdagangan Jumat, (7/3) rupiah di pasar spot melemah 0,29% ke level Rp 13.675 per dolar Amerika Serikat (AS). Di kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah Jumat (7/2) justru menguat 0,11% ke level Rp 13.647 per dolar AS.

Analis Monex Investindo Futures Andian Wijaya melihat pelemahan rupiah pada Jumat (7/2/2020) dikarenakan penguatan dolar AS yang cukup signifikan. Penguatan dolar AS tidak terlepas dari data non-farm payroll (NFP) Amerika yang akan dirilis malam ini diekspektasikan akan lebih baik dari perkiraan.

"Sementara untuk pelemahan rupiah dalam sepekan ini memang ditunjang oleh faktor eksternal. Karena kalau dari internal, secara data-data ekonomi, kinerja indonesia cukup baik,” jelas Andian dikutip dari  Kontan.co.id, Jumat (7/2/2020).

[br]

"Hanya saja karena virus corona dan sepekan ini data ekonomi AS banyak yang baik, akhirnya membuat dolar AS menguat sekaligus menekan rupiah," sebutnya.

Pada pekan depan, Andian melihat rilis data NFP AS nanti malam punya pengaruh cukup besar. Jika ternyata datanya lebih baik dari estimasi, rupiah bisa kembali tertekan dan menguji ke level Rp 13.800.

Kendati demikian, Andian melihat rilis data cadangan devisa juga bisa membantu kinerja rupiah. Asalkan cadev mengalami peningkatan rupiah akan bisa menguat, tapi jika ternyata malah berkurang, bisa jadi rupiah akan semakin melemah.

Baca Juga: Rupiah menutup akhir pekan dengan pelemahan di Rp 13.675 per dolar AS

“Selain dua data tersebut, saya melihat belum ada sentimen baru pada pekan depan. Kecuali jika ada perkembangan terbaru mengenai virus corona, harga bisa kembali bergerak,” terang Andian.

Andian memproyeksikan pada pekan depan, rupiah akan bergerak pada rentang Rp 13.600 - Rp 13.850 per dolar AS.

Editor
:
Sumber
: ktn

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Irjen TNI Berikan Briefing kepada Pati Mabes TNI Bahas Berbagai Isu Terkini

Ekonomi

Terindikasi TPPO, Imigrasi Sulut Tunda Keberangkatan 500 WNI

Ekonomi

Imigrasi Pemalang Perkuat PIMPASA, Sasar Calon ABK untuk Cegah Dini TPPO

Ekonomi

Kenapa Masyarakat Tunda Beli Rumah dan Mobil

Ekonomi

Pasca Kunker, Bupati Simalungun Evakuasi Warga Ke RSUD Perdagangan

Ekonomi

Ini Dia Produk Varian Molto Yang Bisa Anda Dapatkan di Blibli