MATATELINGA, Jakarta: Kompak, kurs tengah Bank Indonesia juga mencatat penguatan 0,16% ke Rp 13.686 per dolar AS. Meski begitu, analis memperkirakan rupiah pada Rabu (12/2/2020) hari ini akan bergerak melemah. Jumlah korban wabah virus corona yang masih bertambah tidak serta membuat rupiah melemah. Berdasar pasar spot Selasa (11/2/2020), rupiah ditutup menguat sebesar 0,27% ke Rp 13.675 per dolar Amerika Serikat (AS).Analis Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan menilai, penguatan rupiah dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. Dari eksternal, suntikan dana People’s Bank of China (PBOC) melalui operasi pasar terbuka sebesar 1,7 triliun yuan mulai terlihat dampaknya.Sementara, data domestik dalam negeri turut mengangkat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Bank Indonesia mencatat neraca pembayaran Indonesia tahun 2019 surplus US$ 4,7 miliar. Jumlah itu lebih baik dibanding tahun 2018 yang mengalami defisit sebesar US$ 7,1 miliar. “Rupiah terdukung oleh data neraca pembayaran Indonesia,” kata Yudi.Yudi memprediksi rupiah Rabu (12/2/2020) masih dapat berubah-ubah. Perkembangan wabah virus corona juga akan selalu menjadi tekanan.Apalagi, per Selasa (11/2) jumlah korban meninggal akibat virus corona di China telah mencapai lebih dari 1.000 orang. Meski begitu, pergerakan rupiah kemungkinan akan relatif sama seperti Selasa (11/2).