MATATELINGA, Medan: Sebelumnya, Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan pagi ini. Namun, Rupiah masih berada di level Rp16.000-an per USD.Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan perkembangan nilai tukar Rupiah pada hari ini cukup stabil. Terlihat dari permintaan maupun penawaran berjalan secara baik di pasar valas."Rupiah hari ini cukup stabil. Saya juga ucapkan terima kasih kepada para eksportir yang sudah kemudian memasok dolarnya ke pasar valas hingga hari ini nilai tukar bergerak stabil di pasar valas," ujarnya pada telekonfrensi, Selasa (24/3/2020).Dirinya juga memastikan BI terus berada di pasar memantau secara baik dan mengintervensi atau stabilisasi nilai tukar diperlukan yang diperlukan baik melalui tunai atau spot melalui DNDF maupun juga melalui pembelian SBN dari pasar sekunder."Sebagaimana kita ketahui sejauh ini selama tahun ini, BI sudah membeli SBN dari pasar sekunder sebesar Rp168,2 triliun ini adalah SBN yang memang dilepas oleh asing," ungkap dia.Dia menambahkan, BI melakukan pembelian dalam rangka menstabilkan nilai tukar Rupiah tidak hanya memasok valasnya. Tapi BI juga membeli sbn dari pasar sekunder namun pastikan bahwa jumlah cadangan devisa RI lebih dari cukup untuk melakukan stabilisasi nilai tukar Rupiah."Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah Bagaimana kemudian ke depan berupaya agar menjaga kecukupan cadangan devisa dalam rangka menstabilkan nilai tukar Rupiah," sebutnya.Mengutip Bloomberg Dollar Index, Selasa (24/3/2020) pukul 09.35 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 100 poin atau 0,61% ke level Rp16.474 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp16.474-Rp16.595 per USD.