MATATELINGA, Medan: Menghadapi pandemi Covid-19 dan juga hari besar keagamaan nasional. Perum Bulog melayani seluruh pembelian masyarakat secara umum."Sebanyak 22 unit kerja Bulog bisa diakses masyarakat untuk mendapatkan pangan. Terutama toko online ipangandotcom,” ujar Pemimpin Perum Bulog Sumatera Utara (Sumut), Arwakhudin Widiarso kepada wartawan, Senin (27/4/2020).Kata pria yang akrab disapa Wiwid ini, Perum Bulog menjamin stok beras di Sumut, cukup untuk 3 bulan ke depan. Begitu juga dengan gula. Saat ini, Bulog tahap pengemasan gula untuk di jual kepada masyarakat.“Sekarang sudah masuk gula sebanyak 300 ton. Walau jumlah yang masuk ini tidak seperti direncanakan. Tapi kita yakin bisa memenuhi kebutuhan gula masyarakat Sumut. Apalagi akan menyusul datang 200 ton lagi dalam dua hari ini,” kata dia.Wiwid bilang, hingga Lebaran nanti, Bulog akan menerima sekitar 2750 ton gula untuk dikemas dan dijual kepada masyarakat. Untuk gula kemasan 1 kg ini, jelas Wiwid, dalam satu hari Perum Bulog Sumut bisa mengemas hingga 6 ton per hari."Namun produk ini, kita mengutamakan penjualan pasar murah dan BUMN. Mengutamakan program pemerintah,” jelasnya didampingi Wakil Pimpinan Erni Rahmawati.Dijelaskan Wiwid, gula kemasan Bulog dengan nama ManisKita ini, bisa didapatkan dengan harga Rp12.500 dengan membelinya melalui Ipangandotcom dari aplikasi Shopee.comUntuk komoditas beras, Perum Bulog kini memiliki sebanyak 17 merek produk. Dan dari semua produk, warga Medan paling banyak membeli beras premium.“Animo masyarakat Medan akan beras premium kita cukup tinggi. Paling laku beras dengan merek Nanas Madu dan Pulen Wangi, Harga rata-ratanya sekitar Rp 12 ribu/kg,” ucap Wiwid.Kata dia, selain beras dan gula. Warga juga bisa mendapatkan berbagai macam produk pangan dengan harga murah di Ipangandotcom diantaranya minyak goreng, kecap, bumbu masak dan beberapa produk lain.“Ini hasil konsinyasi Bulog dengan PT Storesend Indonesia,” tukasnya. (mtc/amel)