Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
70 Negara Dukung China Soal Kasus Xinjiang dan Hong Kong

70 Negara Dukung China Soal Kasus Xinjiang dan Hong Kong

- Kamis, 08 Oktober 2020 11:18 WIB
Hand Over

MATATELINGA, Beijing: Pihak Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa pihaknya telah menerima dukungan dari 70 negara atas sikapnya terkait masalah Xinjiang dan Hong Kong.

Dilaporkan oleh Global Times (8/10), dukungan ini diterima pada Komite Ketiga Majelis Umum PBB ke-75.

Pakistan membuat pernyataan bersama terkait masalah Hong Kong atas nama 55 negara. Sementara Kuba membuat pernyataan bersama tentang masalah Xinjiang atas nama 45 negara. Pada dasarnya, semua negara mendukung sikap yang diambil China dalam sejumlah masalah tersebut.

"China dengan tegas menentang siapa pun yang menciptakan ketidakstabilan, pemisahan diri, atau kekacauan di China. Kami juga tegas menentang menipulasi politik pada masalah yang terkait dengan Hong Kong dan Xinjiang, serta campur tangan asing dalam urusan dalam negeri China," ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying.

Terkait dengan masalah yang terjadi di Hong Kong, semua negara sepakat bahwa penerapan hukum keamanan nasional perlu dilakukan untuk menjaga kemakmuran dan stabilitas Hong Kong itu sendiri.

Mereka juga menilai bahwa hak dan kebebasan yang sah dari penduduk Hong Kong akan lebih terlindungi dalam payung hukum yang sah.

Hua menambahkan bahwa tindakan di Xinjiang telah sesuai dengan hukum untuk melawan ancaman terorisme dan ekstremisme serta melindungi HAM semua kelompok masyarakat.

Banyaknya dukungan yang mengalir ke China dinilai Hua sebagai kegagalan negara-negara Barat yang berusaha untuk mendiskreditkan China dalam masalah yang terkait dengan Hong Kong dan Xinjiang.

"Krisis pengungsi, rasisme, ekstremisme, dan masalah etnis minoritas terus berlanjut, dan insiden keji terhadap orang Yahudi, Muslim, dan keturunan Afrika sering terjadi di beberapa negara barat. Kami menentang standar ganda yang mereka lakukan," tambah Hua.

Hari Senin (5/10) lalu, Zhang Jun, perwakilan tetap China untuk PBB, membuat pernyataan bersama pada Debat Umum Komite Ketiga Majelis Umum PBB atas nama 26 negara.

Pernyataan tersebut pada intinya mengkritik AS dan negara-negara Barat karena melanggar HAM, menyerukan pencabutan sanksi sepihak secara tuntas dan segera, dan mengungkapkan keprihatinan besar atas diskriminasi ras yang sistematis.

Dengan tambahan dukungan dari 70 negara pada hari Rabu, kini posisi China di PBB seolah menjadi semakin kuat, terutama untuk mengalahkan dominasi suara negara-negara Barat.

Pihak China juga selalu menekankan bahwa mereka siap bekerja dengan semua pihak untuk melakukan dialog dan kerja sama konstruktif dengan prinsip kesetaraan.

Bagi China, yang terpenting saat ini adalah untuk saling menghormati serta bersama-sama mempromosikan tujuan HAM internasional.

Editor
:
Sumber
: kompas

Tag:

Berita Terkait

Internasional

WNA China Divonis 3 Tahun Penjara, Liu Xiaodong Dinyatakan Bersalah Kasus Tambang di Ketapang

Internasional

Para Menteri Perdagangan, Anggota Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik Berkumpul di Suzhou

Internasional

Ini Pengakuan Donald Trump, China Terus Membeli Minyak dari Iran

Internasional

"Situasi di Selat Hormuz Tetap Tegang, Ini Kata Jubir Kemlu China

Internasional

Harga Energi Melonjak Tajam danTekanan Perekonomian dunia, Trump Temui Presiden China

Internasional

kedatangan Presiden AS Donald Trump Bertemu Presiden China Xi Jinping Ditunda