Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Joe Biden Menang ! Hubungan AS-Korut Bakal Memburuk

Joe Biden Menang ! Hubungan AS-Korut Bakal Memburuk

- Kamis, 12 November 2020 09:15 WIB
mtc|net

MATATELINGA, Pyongyang: Pasca kemenangan Joe Biden dalam Pemilu Presiden AS Hubungan antara Korea Utara dengan Amerika Serikat diprediksi akan memburuk.

Kore Utara disebut-sebut dapat meluncurkan uji coba rudal nuklir sebagai peringatan kepada Joe Biden menjelang waktu pelantikannya. Hal itu diungkapkan oleh sejumlah pakar politik global.

Express.co.uk memberitakan, hal itu terjadi setelah kandidat Demokrat Joe Biden diumumkan sebagai pemenang pemilihan AS. Tahun lalu, Korea Utara memberi label Biden sebagai "anjing gila" yang "harus dipukuli sampai mati dengan tongkat".

Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara sebelumnya mengatakan Biden membuang sampah yang bertentangan dengan martabat pimpinan tertinggi Korea Utara.

Kantor berita yang dikelola pemerintah Korea Utara itu menambahkan bahwa tindakan Biden pantas mendapatkan "hukuman tanpa ampun".

Para ahli telah memperingatkan bahwa Korea Utara dapat melakukan uji coba nuklir menjelang pelantikan presiden baru AS dengan langkah berani.

Evans Revere, dari Council on Foreign Relations, mengatakan kepada Time.com: "Ada kemungkinan Pyongyang akan melakukan uji coba rudal nuklir atau jarak jauh sebelum pelantikan atau segera setelahnya."

Dia menambahkan bahwa langkah tersebut akan menjadi cara pemimpin Korea Utara untuk meletakkan sinyal dengan presiden baru AS dan meningkatkan pengaruh negosiasi dengan Washington.

Revere menjelaskan bagaimana Biden akan mengambil pendekatan yang berbeda ke Korea Utara daripada pemerintahan Donald Trump.

"Tim Biden akan memperhatikan kegagalan pendekatan Trump, yang sama dengan menutup mata terhadap akumulasi senjata nuklir Korea Utara dan pengujian rudal jarak menengah," papar Revere seperti yang dilansir Express.co.uk.

Beberapa ahli percaya bahwa Kim dapat segera meningkatkan ketegangan dengan Amerika atas hasil pemilu.

Bruce Klingner, rekan senior di Heritage Foundation, mengatakan kepada Washington Post: "Korea Utara secara historis meningkatkan ketegangan di awal pemerintahan baru AS dan Korea Selatan untuk, dalam kata-kata seorang pembelot Korea Utara, 'melatih mereka seperti anjing' dan mendorong konsesi."

Ketika Barack Obama memenangkan masa jabatan pertamanya sebagai presiden AS, Korea Utara meluncurkan rudal balistik di atas Laut Jepang.

Kim Jong-un juga mengawasi peluncuran uji coba rudal balistik berbahan bakar padat selama beberapa bulan pertama Presiden Trump menjabat.

Namun selama masa kepresidenan Trump, dia mengaku telah membentuk "persahabatan khusus" dengan pemimpin Korea Utara tersebut.

Awal tahun ini, Presiden Trump mengatakan dia "menyukai" Kim dan diktator Korea Utara "menyukainya" sebagai balasannya.

Selama debat presiden terakhir pada bulan Oktober, Trump mengulangi bagaimana pemerintahannya memiliki hubungan yang baik dengan Pyongyang.

“Korea Utara? Kami tidak sedang berperang. Kami memiliki hubungan yang baik. Orang-orang tidak mengerti �" memiliki hubungan yang baik dengan para pemimpin negara lain adalah hal yang baik,” jelas Trump.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Ini Dia Produk Varian Molto Yang Bisa Anda Dapatkan di Blibli

Internasional

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Internasional

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Internasional

Smith dipanggil, Penyelidikan Trump Selama Pemerintahan Presiden Joe Biden

Internasional

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Internasional

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI