MATATELINGA, Ankara- Sebanyak 233 warga Palestina tewas, termasuk 39 wanita dan 65 anak-anak, serta lebih dari 1.700 orang lainnya terluka dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak 10 Mei, menurut sumber Palestina.Direktur Komunikasi Turki Fahrettin Altun menyatakan penganiayaan Israel tidak akan dilupakan selama bertahun-tahun yang akan datang.Fahrettin Altun membagikan di Twitter klip dari video, The Story of Palestine, oleh Emon Askar, dan mengatakan, “Sebagaimana toleransi dan keadilan Ottoman masih dikenang, penganiayaan Israel akan dikenang.”“Kebenaran itu statis, satu-satunya cara mengungkapkannya yang berubah,” ujar dia.
Baca Juga:Pemuda Muslimin Minta Pemerintah Indonesia Ambil Langkah Kongkrit Hentikan Agresi Militer Israel di PalestinaKetegangan baru-baru ini dimulai di Yerusalem Timur selama bulan suci Ramadhan lalu menyebar ke Gaza sebagai akibat serangan Israel terhadap jamaah di kompleks Masjid Al-Aqsa dan lingkungan Sheikh Jarrah.Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama perang Arab-Israel 1967.Pada 1980, Israel mencaplok seluruh kota, langkah yang tidak pernah diakui komunitas internasional.