Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Kapal Perang Sa'ar 6 Miliki Senjata Canggih, di Sambut Israel

Kapal Perang Sa'ar 6 Miliki Senjata Canggih, di Sambut Israel

Admin - Jumat, 11 Juni 2021 08:00 WIB
Hand Over
MATATELINGA, Haifa- Kapal bernama INS Oz yang akan dilengkapi sederet persenjataan canggih ini tiba di negara Yahudi, sebulan setelah diserahkan ke Angkatan Laut Zionis dalam sebuah upacara di Jerman. Militer Israel menyambut kedatangan kapal perang canggih Sa'ar 6 kedua, tiba di pelabuhan Haifa pada Rabu (9/6/2021).

"Kedatangan kapal tersebut merupakan tonggak penting dalam penguatan kekuatan Israel, termasuk di zona ekonomi eksklusif". INS Oz akan bergabung dengan INS Magen yang tiba pada bulan Desember lalu. Keduanya akan bersama-sama menjaga fasilitas produksi gas lepas pantai dan perairan teritorial Israel, kata Pasukan Pertahanan Israel IDF.

"Kapal ini akan menjadi bagian penting dari pertahanan Israel atas perairan teritorialnya dan sumber energi lepas pantainya," lanjut IDF yang dilansir The Jerusalem Post, Jumat (11/6/2021).

Dibangun oleh Thyssenkrupp Marine Systems di Kiel, Jerman, INS Oz adalah yang kedua dari empat kapal Sa'ar 6 yang datang ke Israel setelah INS Magen, dan akan beroperasi dalam dua tahun. Dua lainnya adalah INS Atzma'ut dan INS Nitzahon, dengan yang terakhir diharapkan tiba pada akhir 2021.

BACA JUGA:Terdampar di Pulau Idaman, Puluhan Warga Rohingya dikirim Penampungan Kota MedanKorvet berukuran 90 meter dan berat 2.000 ton ini memiliki kecepatan maksimum 24 knot dan jangkauan 2.500 mil laut. Meskipun tidak lebih lama dari kelas Sa'ar 5, kapal tersebut telah dibangun untuk menangani laut yang kasar dengan lebih baik dan tetap berada di luar pelabuhan lebih lama.

Kapal kelas Sa'ar 6 akan dicakup oleh hampir 300 susunan radar statis yang akan dapat mendeteksi ancaman udara yang masuk. Roket yang masuk dapat ditembak jatuh oleh dua misil pencegat Iron Dome Angkatan Laut. Juga dilengkapi dua baterai Barak-8 yang dapat menembak jatuh rudal jelajah dan balistik musuh.

[br]Selain sistem pertahanan rudal intersepsi, kapal juga akan membawa 16 rudal anti-kapal, satu meriam utama super cepat Oto Melara 76mm, dua stasiun senjata jarak jauh Typhoon 25mm, dan dua peluncur torpedo 324mm untuk torpedo ringan MK54.

Setiap kapal Sa'ar 6 juga akan dilengkapi dengan sistem perang siber dan elektronik dan radar EL/M-2248 MF-STAR active electronically scaned array (AESA) Elta, yang mampu melacak target udara dan permukaan.

Jika perang pecah, setidaknya dua kapal Sa'ar 6 akan dikerahkan untuk melindungi Zona Ekonomi Eksklusif Israel dan rig gasnya, sementara armada lainnya akan membantu pasukan darat dengan menyerang pasukan musuh dan ancaman yang dapat menargetkan front dalam negeri dan aset gas, sekaligus menghancurkan setiap ancaman udara yang diluncurkan ke aset maritim dan kapal Angkatan Laut.

[br]"Kapal baru ini adalah penggambaran kekuatan yang siap kita gunakan di semua lini, termasuk Lebanon dan sekitarnya, dalam mencegah upaya musuh kita untuk melengkapi diri mereka dengan persenjataan yang akan merusak stabilitas regional," kata Menteri Pertahanan Benny Gantz pada upacara di Haifa.

Komandan Angkatan Laut, Wakil Laksamana Eli Sharvit, mengatakan bahwa para komandan dan kapal perang telah mengambil bagian dalam tonggak sejarah lain dalam membangun tembok pertahanan maritim Israel.

"Kapal-kapal yang bergabung dengan Angkatan Laut sama pentingnya dengan udara untuk bernafas, karena gambaran keamanan terus berubah dan ancaman baru muncul,” katanya.

“Tidak ada keraguan bahwa INS Oz, seperti kapal kembarnya, adalah keajaiban teknologi, tetapi selain sebagai tanda kemajuan, itu juga merupakan tanda kerja sama yang luas dan kekuatan manusia lintas batas.”

Editor
:
Sumber
: sindo

Tag:

Berita Terkait

Internasional

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Internasional

Cegah Krisis Identitas Gen Z dan Alpha, Anggota DPRD Medan Dorong Pembumian Pancasila

Internasional

Pemeriksaan Dumas Dr. Henry Sinaga Terkait Penagihan PBB Kadaluarsa Berlanjut

Internasional

Tak Sampai 1 x 24 Jam Pembunuh Nita Berhasil Di Amankan

Internasional

Massa Laporkan JK ke Polda Sumut Diduga Menista Agama

Internasional

"Standar Ganda" Diterapkan Washington, Hambatan Terbesar Menuju Kesepakatan