MATATELINGA. Saxony-" Bahkan, bakat gemilangnya telah diakui pembalap-pembalap tersohor di MotoGP, seperti Valentino Rossi hingga Marc Marquez. Pedro Acosta seorang bocah ajaib di kelas Moto3, telah berhasil membuktikan dirinya merupakan sosok pembalap bertalenta.Sebagaimana diketahui, sosok Acosta memang telah menjadi topik perbincangan hangat di kalangan para pembalap MotoGP. Pasalnya, di usia masih sangat muda, yakni 17 tahun, Acosta berhasil tampil sangat gemilang di musim debutnya pada kelas Moto3.Acosta tercatat sudah menang tiga kali dan menempati podium kedua satu kali. Berkat pencapaian manisnya, dia kini berpeluang besar menyabet gelar juara Moto3 2021.
Baca Juga:Alternatif Atasi Banjir Kota Medan, Musa Rajekshah Harapkan Bendungan Lau Simeme Selesai Tepat WaktuDi tengah kondisi ini, Acosta pun membuka peluang untuk mengepakkan sayapnya lebih besar lagi dalam berkarier di ajang balap motor grand prix tersebut. Debut ke kelas Moto2 pun dinilai pembalap asal Spanyol itu bisa jadi langkah lanjutan yang diambilnya.Sebab, Acosta tengah menempati posisi puncak klasemen sementara pembalap. Dia total sudah mengoleksi 120 poin. Koleksi poinnya pun berpeluang bertambah banyak jika berhasil melanjutkan tren positifnya ke balapan MotoGP Jerman 2021 pada akhir pekan ini.Tak ayal, Acosta pun diminati banyak klub Moto2. Dirinya pun tak menampik untuk menerima tawaran tersebut. Tetapi saat ini, fokusnya sepenuhnya tertuju pada balapan demi balapan di Moto3 2021.[br]"Di Kejuaraan Dunia ini, sedikit lebih mudah, di sini Anda memiliki lebih banyak latihan bebas, lebih banyak orang yang bekerja dengan Anda,” ujar Acosta, sebagaimana dikutip oleh wartawan, Kamis (17/06/2021).“Saya lebih suka pergi dari balapan ke balapan, karena jika saya mulai memikirkan kejuaraan, saya bisa membuat kesalahan yang biasanya tidak saya lakukan,” lanjutnya.“Kita lihat saja apa yang terjadi tahun depan. Mungkin saya akan pergi ke Moto2, karena saya lebih menyukai motor besar dan mungkin mereka lebih cocok untuk saya karena gaya saya. Jika saya pergi ke Moto2 itu akan menjadi langkah maju, jika saya tidak naik saya akan bisa belajar lebih banyak di Moto3,” tukas Acosta. (Mtc/Okz)