Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Tak Bermoral, Saat Kunjungi Klien Pengacara Wanita Harus Lepas Bra

Tak Bermoral, Saat Kunjungi Klien Pengacara Wanita Harus Lepas Bra

- Kamis, 08 Juli 2021 09:15 WIB
Penjara Irlandia
MATATELINGA. Irlandia - Setelah diduga seorang pengacara wanita diminta melepas bra-nya di penjara Dublin sebelum dia bisa mengunjungi kliennya. Layanan penjara Irlandia akan meninjau prosedur keamanannya.

Terkait hal ini, Kepala Layanan Penjara Irlandia (IPS) Michael Martin menggambarkannya sebagai "mengejutkan dan tidak dapat diterima".

Berbicara di Dáil (parlemen Irlandia) pada Selasa (06/07/2021), Martin mengatakan insiden itu "salah dan perlu ditangani".

Baca Juga:Jadi Perbincangan Dunia, Ini Aksi Heroik Prajurit TNI

"Saya bisa mengerti mengapa pengacara tersebut merasa martabatnya diambil darinya dan merasa diremehkan oleh permintaan itu," kata Martin.

"Itu tidak cukup baik dalam bentuk atau bentuk apa pun,” ujarnya.

Hal ini diungkapkan Martin saat menanggapi pertanyaan dari pemimpin Sinn Féin Mary Lou McDonald, yang mengatakan wanita itu telah "dirampok martabatnya" dan menyerukan peninjauan penuh terhadap budaya dan praktik penjara.

[br]

Wanita itu mengatakan dia merasa trauma dan terhina tetapi menurutinya karena pertemuan itu mendesak.

Insiden yang pertama kali dilaporkan oleh Pemeriksa Irlandia ini terjadi di Penjara Cloverhill pada Juni tahun lalu.

Dalam pengaduannya, wanita itu mengatakan bahwa dia diberitahu oleh seorang penjaga pria bahwa kawat di bagian bawah bra-nya telah memicu detektor logam dan pakaiannya harus dilepas.

Sementara itu, Menteri Negara Irlandia Hildegarde Naughton, yang bertanggung jawab atas layanan penjara IPS, telah meminta laporan dari direktur jenderal layanan tersebut.

Departemen Kehakiman mengatakan Naughton dan Menteri Kehakiman Heather Humphreys "sangat yakin" bahwa tidak ada pengunjung penjara yang diminta untuk melepas pakaian.

Departemen menyatakan IPS sedang meninjau prosedurnya, termasuk pemeriksaan keamanan, dan bahwa Naughton "menunggu hasil tinjauan ini, yang dia diberitahu sedang diselesaikan, dan penyelesaian laporan yang dia minta dari IPS tentang masalah ini".

"Ketika dia menerima dokumen-dokumen ini, Menteri Naughton akan menilai tindakan lebih lanjut apa yang mungkin diperlukan," terangnya.

"Semua pengunjung penjara, termasuk pengunjung profesional, harus diperlakukan dengan rasa hormat, integritas, dan kesopanan tertinggi setiap saat,” lanjutnya.

[br]

Dalam sebuah pernyataan, IPS mengatakan bukanlah kebijakannya untuk meminta orang-orang melepas pakaian dalam mereka untuk mendapatkan akses ke penjara.

IPS mengatakan protokol penyaringan keamanan yang direvisi diberlakukan pada awal pandemi Covid-19, yang berarti pencarian pat-down tidak dapat dilakukan.

"Layanan Penjara Irlandia tidak memaafkan perilaku yang bertentangan dengan standar kesopanan kami yang dapat membahayakan hak orang untuk diperlakukan dengan bermartabat dan hormat," katanya.

"Tuduhan atau klaim perilaku tidak pantas oleh staf kami ditanggapi dengan sangat serius dan diselidiki sepenuhnya,” ujarnya. (Mtc/Okz)

Editor
: Rizky
Sumber
: Okezone

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Internasional

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Internasional

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Internasional

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Internasional

WNA China Divonis 3 Tahun Penjara, Liu Xiaodong Dinyatakan Bersalah Kasus Tambang di Ketapang

Internasional

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu