Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Valentino Rossi Sindir Marc Marquez dan Jorge Lorenzo?

Valentino Rossi Sindir Marc Marquez dan Jorge Lorenzo?

- Sabtu, 07 Agustus 2021 10:15 WIB
GOOGLE
Valentino Rossi
MATATELINGA. Sebut dirinya layak meraih gelar juara dunia ke-10, atas performa yang dimiliki dalam beberapa tahun ke belakang ucap Valentino Rossi selaku Pembalap Petronas Yamaha SRT. Hanya saja, sampai akhirnya memutuskan pensiun akhir tahun ini, "The Doctor" julukan Valentino Rossi gagal menunaikan impiannya tersebut.

Gelar kesembilan Valentino Rossi didapatkan pada 2009 setelah menjadi kampiun MotoGP. Sebenarnya pada 2015, Valentino Rossi hampir mendapatkan gelar juara dunia ke-10.

Saat itu sebelum race MotoGP 2015 pamungkas dilangsungkan, Valentino Rossi memuncaki klasemen dengan 312 poin. The Doctor unggul tujuh angka dari rekan setim sekaligus rivalnya, Jorge Lorenzo di tempat kedua.

Baca Juga:Valentino Rossi Hengkang Dari MotoGP!

Selintas, Valentino Rossi diuntungkan dengan fakta di atas. Namun, fakta di lapangan tidak seperti itu. Pada race terakhir yang dilangsungkan di Sirkuit Ricardo Tormo, Valentino Rossi harus start dari urutan terakhir!

Valentino Rossi start dari posisi terakhir karena pada balapan sebelumnya yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, The Doctor ditengarai telah menandang pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, hingga terjatuh.

Saat itu, Valentino Rossi melakukan aksi di atas karena kesal Marc Marquez terus menghalang-halanginya. Ditengarai, Marc Marquez melakukan aksi penutupan itu demi membantu sang rekan senegara, Jorge Lorenzo, menjadi juara MotoGP 2015.

Lantas, kenapa Marc Marquez membantu Jorge Lorenzo? Saat itu, Marc Marquez berulang kali terlibat insiden dengan Valentino Rossi, dua di antaranya tercipta di MotoGP Argentina dan Belanda 2015. Karena itulah, Marc Marquez condong mengarahkan dukungan ke Jorge Lorenzo yang jarang terlibat konflik dengannya. Satu lagi, Lorenzo dan Marquez berasal dari negara yang sama.

Singkat kata di race MotoGP Valencia 2015, Valentino Rossi finis di possi empat, dan Jorge Lorenzo memenangkan balapan. Alhasil, Jorge Lorenzo keluar sebagai juara dunia MotoGP 2015 dengan 330 angka, unggul lima poin dari Valentino Rossi di tempat kedua.

[br]

“Saya sedih karena gagal memenangkan gelar ke-10. Namun, saya menilai saya pantas mendapatkannya untuk level dan kecepatan yang saya miliki,” kata Valentino Rossi mengutip dari Motorsport, Sabtu (07/08/2021).

“Saya kalah dua kali di balapan terakhir, jadi saya pikir saya pantas mendapatkan gelar ke-10. Meski begitu, saya tak bisa mengeluh atas hasil yang saya dapat,” tutup Valentino Rossi.

Turun di ajang Grand Prix sejak 1996, Valentino Rossi memenangkan Sembilan gelar juara dunia. Hal itu dengan perincian masing-masing satu gelar juara dunia di kelas 125 dan 250 cc, serta tujuh trofi di kelas premier (500 cc/MotoGP). (Mtc/Okz)

Editor
: Rizky
Sumber
: Okezone

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Francesco Bagnaia Kehilangan Banyak Posisi Akibat Start yang Buruk

Internasional

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Internasional

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Internasional

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Internasional

Marc Marquez Harus Puas Finis Kelima Pada MotoGP Amerika Serikat 2026

Internasional

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut