Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Paralimpiade Tokyo 2020 Dipastikan Berlangsung Tanpa Penonton

Paralimpiade Tokyo 2020 Dipastikan Berlangsung Tanpa Penonton

- Selasa, 17 Agustus 2021 04:45 WIB
GOOGLE
Logo Paralimpiade Tokyo 2020
MATATELINGA. Tokyo â€" Setelah meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di kota tuan rumah dan sejumlah wilayah lain di Jepang. Paralimpiade Tokyo 2020 dipastikan berlangsung tanpa penonton.

Sebuah survei nasional yang dilakukan oleh Kyodo News, Senin, menunjukkan bahwa 64,7 persen publik menginginkan agar Paralimpiade digelar tanpa penonton.

Penyelenggara Paralimpiade sebelumnya mempertimbangkan untuk mengizinkan hingga 5.000 penonton di Prefektur Shizuoka, yang akan menjadi tuan rumah balap sepeda, selama jumlahnya tidak melebihi 50 persen dari kapasitas arena.

Baca Juga:Kue Khas Aceh di Produksi Petani Aceh, Ayo Jangan Sampai Ketinggalan

Namun hal itu berubah ketika gubernur Shizuoka, Senin, meminta agar pemerintah pusat memperluas cakupan keadaan darurat saat ini untuk memasukkan prefektur tersebut dengan alasan sistem pelayanan kesehatan tertekan karena lonjakan kasus COVID-19.

Paralimpiade diperkirakan akan melibatkan sekitar 4.400 atlet dari hampir 160 negara, namun pejabat IPC, Senin, mengatakan Afghanistan kemungkinan tidak akan berpartisipasi setelah pemerintah Afghanistan runtuh, Minggu, dan Taliban mengambil alih negara itu.

Kabar tersebut disampaikan oleh media setempat, Kyodo. Menurut pejabat yang mengetahui rencana tersebut, kebijakan untuk menggelar Paralimpiade secara tertutup di Tokyo dan prefektur Chiba, Saitama, dan Shizuoka telah ditetapkan dalam pertemuan pemerintah daerah yang terlibat di Paralimpiade, yang akan dimulai pada 24 Agustus.

[br]

Empat wilayah tersebut adalah lokasi dari semua arena pertandingan Paralimpiade. Namun, para siswa dari sekolah tempat arena itu berada, yang berpartisipasi dalam program pendidikan yang didukung pemerintah, menjadi pengecualian.

Penyelenggara dijadwalkan melakukan pertemuan dengan pemerintah di mana mereka diharapkan untuk meresmikan kebijakan tanpa penonton, seperti halnya dengan Olimpiade, yang telah berakhir pada 8 Agustus.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Presiden Komite Paralimpiade Internasional (IPC), Andrew Parsons, yang telah tiba di Jepang, kepala badan penyelenggara Seiko Hashimoto, Gubernur Tokyo Yuriko Koike, dan Menteri Olimpiade Jepang Tamayo Marukawa.

"Dengan mengambil langkah-langkah menyeluruh lebih lanjut yang diperoleh dari pengalaman menjadi tuan rumah Olimpiade, saya yakin bahwa kita dapat mewujudkan pertandingan yang aman dan lancar," kata Hashimoto.

Keputusan tentang Paralimpiade telah ditunda hingga menit terakhir untuk memantau perkembangan pandemi di Jepang. Tokyo telah berada dalam keadaan darurat Covid-19 sejak 12 Juli karena peningkatan kasus yang dipicu oleh varian delta yang sangat menular.

[br]

Tokyo melaporkan jumlah kasus harian dalam beberapa pekan terakhir telah memecahkan rekor, dengan penghitungan harian mencapai 5.773 kasus pada Jum'at, hampir tiga kali lipat dari angka yang dicatat sebelum dimulainya Olimpiade pada 23 Juli.

"Mengingat jumlah kasus saat ini di Tokyo dan Jepang yang lebih luas, semua orang yang menghadiri pertandingan ini harus waspada dan mengikuti prinsip-prinsip buku pedoman setiap saat," tegas Parsons.

"Hanya dengan melakukan itu, kami akan dapat memberikan Paralimpiade yang aman dan spektakuler.

"Setelah lima tahun berlatih, para atlet sangat bersemangat. Mereka prima dan siap untuk tampil di tengah panggung. Saya tidak sabar untuk melihat mereka bertanding," kata presiden IPC tersebut yang menghadiri pertemuan itu secara virtual dari kamar hotelnya karena harus menjalani karantina sesuai dengan protokol Covid-19. (Mtc/Okz)

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Internasional

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Internasional

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Internasional

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Internasional

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Internasional

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut