MATATELINGA, Kabul- Demonstrasi berlangsung di dekat istana presiden di Kabul, Afghanistan. Kantor berita Afghanistan, TOLO, menerbitkan video yang menunjukkan pasukan Taliban mencegah perempuan melanjutkan protes.Salah satu pengunjuk rasa dipukuli militan Taliban. Seorang reporter Afganistan membagikan video salah satu aktivis perempuan yang menderita cedera ketika Taliban membubarkan unjuk rasa.Beberapa protes serupa terjadi di Afghanistan setelah gerakan tersebut mengumumkan rencananya mengecualikan perempuan dari kehidupan politik negara itu.
Baca Juga:Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bergantung pada China, Tapi Berpotensi Disalip VietnamPara militan juga mengatakan hanya wanita Afghanistan yang mengenakan jilbab yang memiliki akses ke pendidikan dan pekerjaan.Taliban menembakkan senjata api ke udara dan menembakkan gas air mata ke sejumlah aktivis perempuan di Kabul untuk membubarkan demonstrasi mendukung hak-hak perempuan.Informasi itu diungkapkan seorang koresponden Sputnik pada Sabtu (4/9/2021).