MATATELINGA. Luar biasa, Peti Firuan yang baru ditemukan akan ditampilkan dalam pameran terbesar di dunia di Kota Dubai, Uni Emirat Arab yang berlangsung selama enam bulan dari dari 1 Oktober 2021 hingga 31 Maret 2022. Sebuah peti mati arkeologi Mesir sudah tiba di Paviliun Mesir di Dubai Expo 2020.Sebelumnya, paviliun menerima koleksi replika Raja Tutankhamun, termasuk topeng emasnya, sarkofagus, kursi pesta khusus, dan singgasana raja emas.Sebelumnya, proyek seni komunitas Dubai Expo 2020 bernama Hammour House sudah diluncurkan pada Kamis sekaligus pratinjau oleh yang dihadiri oleh Sheikh Nahayan Mabarak Al-Nahayan, Menteri Toleransi Uni Emirat Arab sekaligus komisaris jenderal acara tersebut.
Baca Juga:Pemerintah Indonesia Berikan Bantuan kepada Myanmar, Segini NilainyaHammour House akan mempertemukan para nelayan, ilmuwan, seniman, siswa sekolah dan sejumlah institusi untuk memamerkan pilihan instalasi di tempat.“Peti mati kayu pendeta Mesir kuno Psamtik ditemukan di Saqqara Antiquities Area negara itu,” kata Kementerian Perdagangan dan Industri Mesir seperti dilaporkan kantor berita Emirates WAM.Peti mati kuno itu dihiasi dengan kerah bunga dan dua kepala elang. Seperti dilansir oleh wartawan, Sabtu (25/09/2021),[br]Gambar dewi langit Nut juga muncul di peti mati di mana dia membentangkan sayapnya dan memegang bulu di masing-masing tangan sebagai simbol hak dan keadilan.Peti mati juga bertuliskan persembahan dan pidato yang dikelilingi oleh dua baris dewa.(Mtc/Okz)