MATATELINGA. Washington - Berikan bantuan kemanusiann, hal itu dilakukan jutaan warga Afghanistan bisa menghadapi kelaparan akut pada musim dingin ini jika bantuan tidak segera tiba. Akan hal itu, Amerika Serikat (AS) pada Kamis (28/10/2021) mengumumkan akan menyediakan bantuan kemanusiaan senilai hampir USD144 juta (Rp2 triliun) untuk Afghanistan. Bantuan ini diberikan karenaIa mencatat bahwa dengan bantuan tambahan itu, total bantuan kemanusiaan AS di Afghanistan dan untuk pengungsi Afghanistan di kawasan itu menjadi hampir USD474 juta (Rp6,7 triliun) pada 2021, jumlah bantuan terbesar yang telah dikeluarkan oleh negara mana pun.Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan lebih dari empat dekade konflik mematikan dan bencana alam yang sering terjadi telah mengakibatkan krisis pangan yang berkepanjangan di Afghanistan.
Baca Juga:China dan Taliban Bertemu, China Cabut Sanki Internasional dan Desak Negara-Negara Barat Bantu TalibanJuru bicara Dewan Keamanan Nasional Emily Horne mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa bantuan AS itu akan diarahkan melalui organisasi-organisasi independen yang memberikan dukungan langsung kepada lebih dari 18,4 juta warga Afghanistan yang berada dalam situasi rentan, termasuk pengungsi Afghanistan di negara-negara tetangga. Seperti dikutip dari okezone, Sabtu (30/10/2021)."Mitra-mitra kami memberikan perlindungan yang menyelamatkan jiwa, tempat berlindung, dukungan mata pencaharian, perawatan kesehatan yang esensial, bantuan musim dingin, bantuan makanan darurat, air, sanitasi, dan layanan kebersihan dalam menanggapi kebutuhan kemanusiaan yang semakin besar yang diperburuk oleh kekurangan perawatan kesehatan, kekeringan, kekurangan gizi, dan musim dingin yang akan datang,” paparnya.