MATATELINGA. Kabul - Taliban kembali beraksi, kali ini Taliban melarang membawa wanita tanpa jilbab sebagai penumpang dan pengemudi memainkan musik di dalam mobil.Taliban menguasai ibukota Afghanistan Kabul pada 15 Agustus dan membentuk pemerintahan sementara pada September.Namun, pemerintah ini belum diakui secara internasional, dengan banyak negara menyerukan gerakan ini menunjukkan penghormatan terhadap hak asasi manusia dan inklusivitas.
Baca Juga:Empat Desa Kabupaten Garut Dilanda Longsor, Dua Akses Jalan Desa TerputusMeski demikian, sejumlah kebijakan baru yang diterapkan Taliban menunjukkan kelompok itu masih menerapkan aturan berdasarkan penafsiran agama yang keras.Melalui media Afghanistan kebijakan baru pemerintah Taliban itu diumumkan, pada Sabtu (25/12/2021).Kementerian Penyebaran Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan Afghanistan mengkonfirmasi kepada media bahwa rekomendasi tertulis tentang masalah tersebut telah dikeluarkan. Seperti dikutip dari Sindonews, Minggu(26/12/2021).Seorang pemilik hotel di Afghanistan mengatakan kepada Sputnik pada Oktober bahwa, “Taliban telah melarang musik live di pesta pernikahan dan memerintahkan pria dan wanita merayakan di aula yang terpisah.”