MATATELINGA. Teheran - Soleimani, yang memimpin Pasukan Quds pasukan elite operasi asing Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, tewas pada 3 Januari 2020 di Irak. Dia terbunuh dalam serangan rudal oleh pesawat tak berawak Amerika Serikat (AS) di bandara Baghdad bersama dengan sekutu Irak-nya. Untuk menghormati dan mengenang dedikasih nya, Patung komandan terkenal Iran, Mayor Jenderal Qassem Soleimani pun dibuat dan telah dibakar pula oleh penyerang tak dikenal. Ironisnya, patung sang jenderal diserang hanya beberapa jam setelah diresmikan.Lembaga penyiaran negara, IRIB, mengutuk serangan terbaru itu sebagai tindakan “menghina”, yang terjadi ketika Iran menandai peringatan kedua pembunuhan Soleimani.Pada hari Kamis, ribuan orang Iran juga memberikan penghormatan kepada 250 "martir tidak dikenal" yang tewas dalam perang Iran-Irak 1980-1988.
Baca Juga:Warga Temukan Mayat MR X Terapung Di Sei DeliUpacara tersebut diadakan di seluruh negeri.“Kami selalu menderita kehilangan para syuhada, seperti Haji Qassem (Soleimani), karena mereka semua berjuang di garis depan dengan hati mereka,” kata Ali Asghar, seorang pelayat di Teheran, seperti dikutip dari Sindonews, Jum'at (7/1/2022).Pada Rabu pagi, patung Jenderal Soleimani diresmikan di kota Shahrekord, Iran barat daya.Namun pada malam harinya, patung tersebut dibakar. Kantor berita ISNA menyebutnya sebagai "tindakan memalukan oleh orang-orang tak dikenal".[br]Ulama senior Mohammad Ali Nekounam dalam sebuah pernyataan mengatakan, “Kejahatan berbahaya ini dilakukan dalam kegelapan, sama seperti kejahatan lain yang dilakukan pada malam hari di bandara Baghdad ketika Soleimani terbunuh," kata nya.Pihak berwenang Iran telah meresmikan beberapa patung yang didedikasikan untuk Soleimani sejak pembunuhannya dua tahun lalu, dan potret komandan yang dihormati menghiasi pemandangan di seluruh Iran.