Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Terkenal dengan Panasnya, Gurun Sahara Mendadak Bersalju, ini Kata Pakar Lingkungan

Terkenal dengan Panasnya, Gurun Sahara Mendadak Bersalju, ini Kata Pakar Lingkungan

Redaksi - Kamis, 20 Januari 2022 10:15 WIB
Hand over
Terkenal dengan Panasnya, Gurun Sahara Mendadak Bersalju, Kamis (20/01/2022)
MATATELINGA. Ain Sefra - Ada apa dengan bumi ? Pertanyaan pertanyaan seperti itu lah yang kerap sekali timbul dalam benak fikiran. Kali ini fenomena tak biasa kembali muncul dimui, Gurun Sahara yang terkenal dengan panasnya seketika di siang hari tiba-tiba diselumuti salju. Pakar lingkungan mengatakan fenomena langka ini membuktikan parahnya krisis iklim di Bumi.

Kepala Hidrometeorologi dan Pemantauan Lingkungan Rusia, Roman Vilfand, mengatakan kepada kantor berita TASS bahwa krisis iklim dapat berperan dalam hujan salju Sahara.

“Situasi seperti itu, termasuk hujan salju di Sahara, musim dingin yang panjang di Amerika Utara, cuaca yang sangat hangat di bagian Eropa Rusia dan hujan berkelanjutan yang memicu banjir di negara-negara Eropa Barat, telah terjadi lebih sering,” katanya.

Baca Juga:Perkuat Sistem Pertahanan, Turki Produksi Jet Tempur Buatan Sendiri

“Kekambuhan yang tinggi dari kondisi (cuaca) ekstrem ini berasal dari pemanasan global. Ini bukan hanya sudut pandang saya, tetapi juga pendapat yang dibagikan oleh anggota Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim.”

Hujan salju telah meninggalkan pola memesona di bukit pasir Gurun Sahara setelah suhu turun di bawah nol derajat Celsius.

Biasanya, suhu di gurun itu pada siang hari bisa mencapai 38 derajat Celsius atau 100 derajat Fahrnheit.

Gambar yang diambil awal bulan ini, menunjukkan salju dan es di dekat kota Ain Sefra di barat laut Aljazair. Daerah ini hanya mengalami salju beberapa kali dalam 40 tahun terakhir.

[br]

Ain Sefra terletak di Pegunungan Atlas, 1.000 meter di atas permukaan laut dan dikenal sebagai "pintu gerbang menuju gurun". Itu terletak di provinsi Naama di Aljazair di bagian utara Sahara, dekat dengan perbatasan Maroko.

Meskipun suhu bervariasi di gurun pasir terbesar di dunia tersebut, salju dan es masih jarang. Satu-satunya insiden salju yang tercatat di Ain Sefra adalah 1979, 2017, 2018 dan tahun lalu.

Jumlah hujan salju sangat bervariasi, mulai dari badai salju yang menghentikan lalu lintas pada tahun 1979 hingga 40cm yang turun pada tahun 2018.

Ain Sefra, yang didirikan pada tahun 1881 sebagai kota garnisun Prancis, mengalami suhu tinggi rata-rata sekitar 37 derajat Celsius di musim panas dan mencapai rekor terendah minus 10,2 derajat Celsius di musim dingin.

[br]

"Salju di [Gurun] Sahara adalah tidak biasa tetapi tidak pernah terdengar,” kata Kantor Meteorologi Inggris melalui seorang juru bicaranya seperti dikutip dari Sindonews, Kamis (20/01/2022).

Sulit untuk menentukan peran yang dimainkan oleh krisis iklim dalam satu peristiwa cuaca, namun bidang ilmu atribusi telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Mengidentifikasi iklim ekstrem di wilayah Gurun Sahara juga terhambat oleh kurangnya data dan studi ilmiah. Demikian laporan Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim PBB (IPCC), otoritas terkemuka dunia untuk ilmu iklim.

Kondisi yang lebih panas, lebih kering, dan pola cuaca yang berubah-ubah terkait dengan krisis iklim di Afrika membuat Gurun Sahara bertambah besar karena peningkatan penggurunan.

Krisis iklim tidak akan menyebar secara merata di seluruh wilayah, yang berarti bahwa bahkan ketika suhu naik di beberapa tempat, juga akan ada peristiwa dingin yang parah.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Internasional

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Internasional

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Internasional

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Internasional

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI

Internasional

Polwan Polda Sumut Laksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Sumut, Dengan Humanis