Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Perang di Depan Mata, Ketegangan di Eropa Timur Tetap Tinggi, ini Langkah AS

Perang di Depan Mata, Ketegangan di Eropa Timur Tetap Tinggi, ini Langkah AS

Redaksi - Kamis, 10 Februari 2022 08:05 WIB
Hand over
Kendaraan militer Humvee diparkir di luar G2A Arena, Rabu (09/02/2022)
MATATELINGA. Washington - Suasana Eopa Timur semangkin meningkat dan memanas, lantas jika terjadi serangan Rusia, Washington telah menyiapkan diri untuk eksodus pengungsi besar-besaran yang melarikan diri dari Ukraina. Gedung Putih mengumumkan persiapan itu saat ketegangan tetap tinggi di Eropa Timur.

Mengomentari evakuasi tergesa-gesa Washington dari Afghanistan musim panas lalu, Psaki bersikeras bahwa, “Sangat penting untuk memisahkan keduanya. Karena, pertama, kita tidak sedang dalam perang 20 tahun dengan pasukan AS di Ukraina. Itu adalah keadaan yang sangat berbeda.”

“Situasi di perbatasan Ukraina dengan pasukan Rusia yang dibangun tidak sama dengan mengakhiri perang 20 tahun,” ujar dia.

Dia menambahkan, “Itu adalah sesuatu yang telah dibicarakan oleh presiden selama beberapa waktu, di mana kami menghabiskan banyak uang bukan hanya uang tetapi juga darah anggota layanan Amerika selama beberapa dekade.”

Baca Juga:Forkopimda Jatim Suport Perkembangan Vaksin Merah Putih

Wall Street Journal melaporkan Pada Rabu (09/02/2022), Gedung Putih telah menyetujui rencana dari Pentagon untuk pasukan AS yang ditempatkan di Polandia untuk membantu ribuan orang Amerika mengungsi dari Ukraina jika Moskow memerintahkan serangan.

Menurut outlet tersebut, sekitar 30.000 warga AS berada di bekas republik Soviet tersebut. Jumlah tersebut tentu tak bisa diabaikan begitu saja jika benar-benar terjadi perang.

Para pemimpin Barat telah memperingatkan selama berbulan-bulan bahwa Rusia dapat merencanakan invasi ke Ukraina.

Tuduhan itu secara konsisten dibantah Moskow. Kremlin bersikeras pergerakan pasukannya di wilayahnya sendiri adalah masalah internal dan tidak menjadi perhatian negara lain.

Tuntutan Rusia pada NATO sejauh ini telah ditolak, terutama agar Ukraina tidak masuk dalam blok Barat tersebut. Rusia menunjukkan bahwa NATO telah mengerahkan persenjataan ke Ukraina dan menempatkan pasukan di sekitar wilayah itu.

Perlu diketahui, berbicara saat briefing pada Selasa (08/02/2022), juru bicara Presiden AS Joe Biden, Jen Psaki menyebut persiapan yang dilakukan pejabat Amerika jika angkatan bersenjata Rusia melakukan serangan ke tetangganya.

[br]

“Kami tentu saja mempersiapkan berbagai kemungkinan, dan bekerja serta terlibat dengan mitra dan mitra Eropa kami untuk mempersiapkannya,” ujar dia.

“Dan itu berkaitan dengan potensi pengungsi; ini berkaitan dengan potensi kelangkaan gas alam atau minyak,” papar dia.

Namun, dia menolak menjelaskan lebih dalam "penilaian intelijen" yang dikutip Washington Post akhir pekan lalu, yang menuduh invasi Rusia dapat mengakibatkan jutaan orang menjadi terlantar dan menyebabkan ribuan warga sipil tewas. Seperti dikutip dari Sindonwews, Kamis (10/02/2022).

Menurut Washington Post, pejabat AS telah memberi tahu anggota parlemen dan mitra Eropa tentang perkiraan baru yang mengklaim Rusia telah mengumpulkan lebih banyak pasukan di dekat perbatasan dengan Ukraina dan dapat segera meluncurkan serangan yang akan mencapai Kiev hanya dalam dua hari, menewaskan 50.000 orang dan menyebabkan hingga lima juta pengungsi lari dari kekacauan.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Polres Asahan Gagalkan Peredaran 9 Kilogram Sabu dan 800 Cartridge Vape Etomidate, Tiga Kurir Perempuan Ditangkap

Internasional

Bupati Asahan Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026

Internasional

BK DPRD Medan Akan Panggil Anggota Fraksi NasDem Inisial AT

Internasional

SiLPA, Penanganan Banjir dan Optimalisasi PAD LPj Walikota Medan Jadi Sorotan Fraksi PKS

Internasional

Data ESDM 93% Subsidi BBM Dinikmati Kalangan Mampu, Saatnya Beralih ke Transportasi Publik

Internasional

Hadiri Milad ke-109, Wali Kota Medan Puji Kemandirian dan Kekuatan Gerakan Perempuan Aisyiyah Kota Medan