MATATELINGA. Kiev - Selama lebih dari dua bulan hingga ke level di ambang perang, ketegangan atas krisis Ukraina-Rusia telah mendidih. Upaya diplomatik untuk menyelesaikan masalah hanya menunjukkan sedikit tanda kemajuan.Memicu peringatan Barat tentang invasi yang akan segera terjadi. Rusia memiliki lebih dari 100.000 tentara di dekat perbatasannya dengan Ukraina.Moskow, yang telah berulang kali membantah rencana akan menyerang Kiev dan mengatakan pihaknya akan menanggapi agresi oleh sekutu NATO, menolak peringatan Barat sebagai "histeria".
Baca Juga:Jika Nekat Menginvasi Ukraina, Joe Biden Beri Sinyal Tegas ke Vladimir PutinBerikut adalah timeline hari demi hari Ukraina-Rusia di ambang perang, sebagaimana dikutip dari Sindonews, Senin (14/02/2022):November 2021Citra satelit menunjukkan penumpukan baru pasukan Rusia di dekat perbatasan dengan Ukraina, dan Kiev mengatakan Moskow telah memobilisasi 100.000 tentara bersama dengan tank dan perangkat keras militer lainnya.7 Desember 2021Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memperingatkan Rusia tentang sanksi ekonomi Barat jika menyerang Ukraina. 17Desember 2021Rusia mengajukan tuntutan keamanan yang terperinci kepada Barat, termasuk bahwa NATO menghentikan semua aktivitas militer di Eropa Timur dan Ukraina dan bahwa aliansi tersebut tidak pernah menerima Ukraina atau negara-negara bekas Soviet lainnya sebagai anggota.3 Januari 2022Biden meyakinkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bahwa AS akan “menanggapi dengan tegas” jika Rusia menginvasi Ukraina.Kedua pemimpin itu berbicara di telepon untuk membahas persiapan serangkaian pertemuan diplomatik yang akan datang guna mengatasi krisis tersebut.10 Januari 2022Pejabat AS dan Rusia bertemu di Jenewa untuk pembicaraan diplomatik tetapi perbedaan tetap tidak terselesaikan karena Moskow mengulangi tuntutan keamanan yang menurut Washington tidak dapat diterima.[br]24 Januari 2022NATO menempatkan pasukan dalam keadaan siaga dan memperkuat kehadiran militernya di Eropa Timur dengan lebih banyak kapal dan jet tempur. Beberapa negara Barat mulai mengevakuasi staf kedutaan yang tidak penting dari Kiev. AS menempatkan 8.500 tentara dalam siaga.26 Januari 2022Washington menyajikan tanggapan tertulis terhadap tuntutan keamanan Rusia, mengulangi komitmen terhadap kebijakan "pintu terbuka" NATO sambil menawarkan "evaluasi yang berprinsip dan pragmatis" atas keprihatinan Moskow.27 Januari 2022Biden memperingatkan kemungkinan invasi Rusia pada Februari. China memberikan bobot politiknya di belakang Rusia dan memberi tahu AS bahwa "masalah keamanan sah" Moskow harus dianggap serius.28 Januari 2022Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan tuntutan keamanan utama Rusia belum ditanggapi tetapi Moskow siap untuk terus berbicara. Presiden Ukraina Zelenkskyy memperingatkan Barat untuk menghindari menciptakan "kepanikan" yang akan berdampak negatif terhadap perekonomian negaranya.31 Januari 2022AS dan Rusia berdebat tentang krisis Ukraina pada sesi tertutup khusus Dewan Keamanan PBB. Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan kepada dewan bahwa invasi Rusia ke Ukraina akan mengancam keamanan global. Utusan Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya menuduh Washington dan sekutunya mengobarkan ancaman perang meskipun Moskow berulang kali menyangkal rencana invasi.