MATATELINGA. Ukraina - Konflik Rusia dan Ukraina seperti belum nemukan jalan damai. Hal tersebut bisa dilihat dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang telah menandatangani dekrit untuk memperpanjang darurat militer dan mobilisasi selama 90 hari lagi.Perlu untuk diketahui, pada Rabu (18/05/2022), Zelensky menyerahkan rancangan undang-undang "Tentang Persetujuan Keputusan Presiden Ukraina 'Tentang Perpanjangan Mobilisasi Umum" dan "Tentang Persetujuan Keputusan Presiden Ukraina 'Tentang Perpanjangan Darurat Militer di Ukraina".Pada 24 Februari, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan dimulainya invasi skala penuh ke Ukraina. Pada hari yang sama, darurat militer diberlakukan di Ukraina, yang berlangsung hingga 26 Maret. Selanjutnya, diperpanjang selama 30 hari â€" hingga 25 April, dan kemudian â€" hingga 25 Mei.
Baca Juga:Korea Utara Dikabarkan Kirim Pesawat ke China, Ada Apa?Sebelumnya, pada 24 Februari, mobilisasi umum diumumkan di Ukraina. Mobilisasi dilakukan selama 90 hari sejak berlakunya dekrit tersebut. Seperti dikutip dari Okezone, Kamis (19/05/2022)."Untuk memperpanjang darurat militer di Ukraina mulai pukul 05:30 pada 25 Mei 2022, selama 90 hari lagi," bunyi rancangan undang-undang No.7389 yang dipublikasikan di situs web Parlemen.Proposal yang akan dimulai pada 25 Mei mendatang ini harus disetujui oleh setidaknya setengah dari anggota parlemen UkrainaMenurut rancangan undang-undang No. 7390, Kepala Negara mengusulkan perpanjangan mobilisasi umum dari 25 Mei menjadi 90 hari lagi.