MATATELINGA. Granollers - Dalam perburuan gelar juara MotoGP 2022, pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro, mengaku kelelahan. Maklum, ini merupakan pertama kalinya Espargaro bisa bersaing untuk gelar juara.Kendati demikian, eks Suzuki Ecstar itu senang bisa mengakhiri paruh pertama musim ini dengan selisih poin yang tak jauh dari El Diablo. Dia pun berambisi untuk mengejar juara bertahan MotoGP itu pada paruh kedua musim nanti.“Saya sebelumnya tidur jam 9 malam untuk benar-benar mengistirahatkan pikiran saya. Sekarang, saya senang karena saya pergi berlibur dengan selisih 21 poin saja dari Fabio. Jadi, saya akan terus mengejar Fabio,” pungkas pembalap bernomor 41 itu.
Baca Juga:Tim KTM Red Bull Terpuruk, Francesco Guidotti Beberkan Cara agar KTM Bisa Tampil Lebih KompetitifMotoGP 2022 bisa disebut sebagai musim terbaik Espargaro sejauh ini. Dia meraih kemenangan perdananya di kelas utama pada April lalu dalam balapan seri Argentina.Sejak itu, pembalap asal Spanyol tersebut membukukan empat podium lainnya. Dia hanya finis dua kali di luar lima besar dalam 11 balapan pertama.Hasil tersebut membawa pembalap berusia 32 tahun itu ada di posisi kedua klasemen sebelum liburan musim panas. Dia mengoleksi 151 poin dan hanya berjarak 21 angka saja dari sang pemuncak klasemen, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha).[br]Namun, Espargaro merasa sangat lelah. Sebab, dia harus berjuang dalam setiap balapan demi menjaga jarak poin dengan Quartararo yang merupakan juara bertahan.“Sungguh, saya sangat lelah. Saya sangat, sangat lelah,” kata Espargaro, seperti dikutip dari Okezone, Kamis (21/07/2022)“Saya butuh istirahat, terutama karena saya lelah secara mental. Tahun ini, bagi saya benar-benar berbeda dengan tahun-tahun lain, yang menurut saya normal, saya sekarang berjuang untuk gelar juara,” imbuhnya.