Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Tak Manusiawi Empat Tentara Israel Pukuli Dua Warga Palestina, Videonya Pun Sontak Viral

Tak Manusiawi Empat Tentara Israel Pukuli Dua Warga Palestina, Videonya Pun Sontak Viral

Redaksi - Kamis, 25 Agustus 2022 08:30 WIB
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Tel Aviv - Setelah video yang menunjukkan empat tentara Israel memukuli dua warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki viral di salah satu akun media sosial. Akan hal tersebut Israel menskors empat tentara tersebut.

Tentara Israel mengklaim bahwa tindakan mereka sebagai respons terhadap orang-orang Palestina yang mencoba menabrak mereka dengan kendaraannya dan mengambil senjata mereka.

Militer Israel mengatakan kesimpulan penyelidikan akan diberikan ke kantor kejaksaan militer.

Baca Juga:Warga Minta Pemerintah Cabut Izin Lingkungan PT Dairi Prima Mineral

Kochavi telah menginstruksikan agar rekomendasi tersebut diberlakukan di seluruh angkatan bersenjata.

Israel jarang menghukum pasukannya karena melakukan kesalahan dan kekerasan terhadap warga Palestina. Ketika itu terjadi, tindakan yang diambil seringkali sangat lunak.

Keempat tentara yang diskors itu berasal dari Batalyon Netzah Yehuda, di mana orang-orang Yahudi ultra-Ortodoks bertugas.

Menurut The Times of Israel, Menteri Urusan Diaspora Israel dan mantan juru bicara militer, Nachman Shai, men-tweet bahwa batalion itu perlu dibubarkan.

[br]

Batalyon itu sebelumnya juga terlibat dalam kontroversi lain.

Warga Palestina-Amerika Omar Abdalmajeed As'ad meninggal setelah penahanannya oleh anggota Netzah Yehuda di dekat Ramallah pada bulan Januari.

Pasukan itu mengikat tangan As'ad yang berusia 78 tahun menggunakan zipties dan disumpal serta menempatkannya di halaman gedung dalam cuaca dingin.

The Times of Israel melaporkan mereka melakukannya tanpa memeriksa kondisi korban.

Sebuah pemeriksaan post-mortem Palestina menemukan bahwa As'ad meninggal karena serangan jantung mendadak yang berasal dari tekanan kekerasan eksternal.

Video berdurasi 14 detik yang diunggah ke TikTok itu diambil di dekat Ramallah dan menunjukkan warga Palestina ditendang dan didorong ke tanah.

Surat kabar Israel The Jerusalem Post melaporkan kepala tentara Israel, Aviv Kochavi, menyebut insiden itu pelanggaran berat dan menjijikkan serta pelanggaran serius terhadap nilai-nilai militer.

"Para prajurit yang terlibat tidak layak untuk dibertugas," katanya.

"Insiden itu akan diselidiki sepenuhnya oleh komandan dan polisi militer. Mereka yang terlibat akan dibawa ke pengadilan," imbuhnya seperti dikutip dari Sindonews, Kamis (25/08/2022).

Seorang juru bicara militer seperti dikutip oleh harian Israel Haaretz mengatakan polisi militer Israel telah membuka penyelidikan dan hasil awal menunjukkan tentara menepikan sebuah mobil yang mereka anggap mencurigakan.

"Para prajurit berperilaku kasar dan menggunakan kekuatan yang tidak perlu," kata juru bicara itu.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Internasional

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Internasional

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Internasional

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Internasional

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Internasional

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU