MATATELINGA, Misano - Batal bergabung dengan tim pabrikan Ducati di MotoGP 2023, Pembalap Tim Pramac Ducati, Jorge Martin kecewa. Ia pun merasa seperti diberikan harapan palsu karena mengira memiliki kans yang amat besar untuk menemani Francesco Bagnaia di tim Ducati Lenovo.Hal itu tentu amat menyakitkan bagi pembalap berjuluk Martinator tersebut. Pasalnya, Martin mengakui bahwa dirinya diberi harapan palsu oleh manajernya sendiri.“Tentu saja saya sedikit kecewa, saya baru tahu Jum'at kemarin, manajer saya menelepon saya, dia bilang kemungkinannya 50:50 (untuk naik ke tim pabrikan), tetapi pada akhirnya perbandingan tersebut tidak ada,” kata Martin, seperti dikutip dari Okezone Jum'at (02/09/2022).
Baca Juga:Enea Bastianini Benar-Benar Terpukul Usai Gagal Finis di MotoGP Austria 2022, Ini Penyebabnya!Martin menungkapkan rasa frustrasinya. Pembalap berusia 24 tahun itu mengatakan bahwa dirinya juga layak untuk masuk tim Ducati Lenovo.“Itu bukan karena mereka memilih Enea, dia memenangkan tiga balapan dan melaju luar biasa, dia pantas mendapatkannya, tapi saya pikir kami berdua pantas,” keluhnya.Kendati demikian, kontrak baru Martin bersama Ducati mencantumkan klausul menguntungkan. Kabarnya, Ducati memberikan kompensasi finansial kepada Martin.[br]Sebagaimana diketahui, spekulasi perihal persaingan Martin dengan pembalap Gresini Racing, Enea Bastianini terus merebak. Keduanya disebut saling memperebutkan satu tempat di tim Ducati Lenovo.Kemudian, Ducati mengumumkan bahwa Bastianini akan menggantikan posisi Jack Miller di Ducati Lenovo. Sementara Martin bertahan di Pramac Ducati selama semusim.