MATATELINGA : Guna untuk mengejar titel MotoGP 2022, Francesco Bagnaia sadar tak boleh lakukan kesaahan bodoh lagi di sisa tiga balapan di MotoGP 2022.Pembalap berusia 25 tahun itu mengatakan harus pintar-pintar melihat situasi. Bagnaia pun menyadari cuaca di Australia sangat dingin dan membuatnya harus beradaptasi, tetapi ia menyadari akan tetap kompetitif.“Bersikaplah cerdas, mencoba memahami setiap situasi. Kami tahu bahwa di Australia cuacanya bisa sangat dingin, jadi kami harus beradaptasi. Bagaimanapun, saya pikir kami bisa sangat kompetitif," jelasnya.
Baca Juga:Beda Nasib di Honda, Pol Espargaro Akui Marc Marquez Memang BedaPerlu untuk diketahui, balapan selanjutnya bakal berlangsung di Sirkuit Phillip Island pada Senin (17/10/2022). Bagnaia bakal mencoba untuk mendapatkan poin maksimal di balapan nanti.Keberhasilan meraih podium ketiga di MotoGP Thailand 2022, Minggu 2 Oktober 2022, membuat Francesco Bagnaia semakin berpeluang menjadi juara dunia. Kini dia berada di peringkat kedua klasemen sementara, tepat di belakang Fabio QuartararoJarak antara Pecco -sapaan akrab Francesco Bagnaia dan Quartararo hanyalah dua poin saja pada saat ini. Sementara peluang untuk menjadi juara dunia MotoGP 2022 masih terbuka lebar, karena masih ada tiga balapan lagi.[br]Pembalap asal Italia itu pun menyadari tiga balapan terakhir akan berlangsung dengan ketat, sehingga membuatnya tak ingin melakukan kesalahan fatal. Bagnaia pun menyadari potensinya untuk menjadi juara sangat besar, tetapi tidak boleh kehilangan poin seperti di Jepang ataupun balapan lainnya.“Yang pasti, sekarang akan (balapan) lebih intens dalam tiga balapan terakhir ini saya harus sangat, sangat cerdas dan pintar dalam segala situasi," kata Bagnaia seperti dikutip dari Okezone, Rabu (05/10/2022)."Saya pikir potensi kami sangat tinggi, tetapi saya tidak bisa melakukan kesalahan, seperti Jepang, atau seperti yang saya lakukan sebelum liburan musim panas," ucapnya.