MATATELINGA : Ducati bakal jadi ancaman nyata dan bisa menggila sejak awal musim 2023 mendatang. Hal tersebut terlihat dari MotoGP 2022 silam, dan hal tersebut juga dikatakan langsung oleh pembalap penguji KTM, Dani Pedrosa terpukau dengan performa Ducati.Adanya ban baru serta pembalap baru membuat Ducati diyakini bakal melesat sejak awal musim depan. Akan hal tersebut, maka ia sampaikan karena melihat persiapan matang dari Ducati.Selain Ducati, Dani Pedrosa tidak dapat memprediksi bagaimana kinerja yang bakal disuguhkan pabrikan lain pada musim depan. Namun dirinya memastikan bahwa semua pabrikan bakal melakukan beberapa perubahan pada musim dingin kali ini.
Baca Juga:Bos Ducati Yakin Timnya Bakal Terus Kompetitif di MotoGP 2023, Ini Penyebabnya!“Sulit menilai keseimbangan kekuatan di pabrik lain. Saat ini tidak ada yang tahu situasi apa yang akan dihadapi pabrik lain setelah musim dingin," tungkasnya.Sekadar diketahui, di MotoGP 2022, Ducati berhasil juara dunia lewat pembalap andalannya, Francesco Bagnaia. Selain itu, Ducati juga mampu memastikan gelar di kejuaraan konstruktor dan juga tim (Ducati Lenovo).Dengan pencapaian tersebut, Dani Pedrosa meyakini bahwa Ducati akan kembali menunjukkan taringnya. Bahkan, mantan pembalap Repsol Honda itu cukup yakin bahwa Ducati akan langsung menunjukan dominasinya sejak awal musim.“Tanpa diragukan lagi, Ducati akan kembali kuat di awal musim,” ungkap Dani Pedrosa dilansir dari Motosan.[br]Selain itu, Dani Pedrosa merasa jenis ban baru yang lebih lunak akan membuat Ducati mampu berakselerasi lebih cepat lagi. Hal tersebut diyakini akan membuat tim pabrikan lain bakal kesulitan untuk bisa menyaingi dominasi Ducati.“Terlihat bahwa dengan ban baru dan lunak, lebih mudah bagi pembalap Ducati untuk melaju lebih cepat satu detik," sambungnya, seperti dikutip dari Okezone, Rabu (23/11/2022)."Ini menempatkan kedelapan Ducati di depan grid. Untuk tim lain, lebih sulit berada di depan di grid,” imbuh Pedrosa.