MATATELINGA : Rencana perdamaian dengan Palestina dapat memberi kekuasaan kepada Palestina untuk memerintah sendiri, dengan syarat, urusan keamanan tetap berada di bawah kendali Israel. Hal tersebut langsung diungkapkan Calon PM Israel Benjamin Netanyahu.Merespons komentar Biden, Netanyahu mengatakan hanya perdamaian dengan prasyarat itu lah yang akan bertahan lama.Negosiasi perdamaian antara Palestina dan Israel gagal pada April 2014 karena Tel Aviv menolak menghentikan pembangunan permukiman ilegal dan membebaskan tahanan Palestina yang dipenjara sebelum 1993.
Baca Juga:Marc Marquez Mengaku Belajar Banyak Dari Para Rivalnya Termasuk Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo"Rakyat Palestina memiliki semua kekuatan untuk mengatur diri mereka sendiri, tetapi kekuasaan itu tidak boleh mengancam hidup kami yang berarti keamanan, dalam pengaturan politik apa pun yang kami akan upayakan, harus tetap berada di tangan Israel," kata Netanyahu, seperti dikutip dari Okezone, Senin (19/12/2022)Sebagai perdana menteri pada saat itu, Netanyahu menceritakan dalam kunjungannya pada 2014, Wakil Presiden AS saat itu Joe Biden mengatakan kepadanya bahwa tawaran seperti itu tidak akan memberikan kedaulatan penuh kepada Palestina.