MATATELINGA, Milan : Kondisi ini sangat memalukan untuk kejuaraan karena Quartararo dan Marc Marquez sejatinya pembalap terkuat di MotoGP. Mantan manajer tim Suzuki Ecstar, Livio Suppo, menyayangkan kondisi Marc Marquez dan Fabio Quartararo yang kesulitan dengan motor balap timnya masing-masing.Suppo menilai Quartararo dan Marquez sudah tak percaya lagi kepada masing-masing timnnya itu. Sehingga, ia menyebut kedua pembalap tersebut sudah tak betah lagi di timnya."Adapun Fabio, saya tidak ingin dia sampai pada titik di mana dia berhenti percaya karena dia telah terhambat selama bertahun-tahun. Jika motor terus mengalami kesulitan pada kecepatan tinggi, rantai bisa putus," kata Suppo.
Baca Juga:Desas Desus Masa Depan Marc Marquez, Jorge Lorenzo Angkat Bicara"Saya pikir Marc juga telah kehilangan sedikit kepercayaan pada Honda, setidaknya berdasarkan pernyataan yang dia buat dan fakta bahwa kala dia tampil dalam pengujian di Valencia," lanjutnya."Sepertinya, mereka tidak terlalu percaya lagi, jadi sangat sulit untuk memahami siapa yang akan lebih kompetitif. Itu akan sangat bergantung pada seberapa banyak departemen balap mampu meningkatkan motornya," kata Suppo.Bahkan, Suppo mengklaim Quartararo dan Marquez sudah muak dengan timnya masing-masing. Terlebih, ia dengan percaya diri Quartararo akan memilih bergabung dengan Suzuki di masa depan.“Tampaknya, Quartararo dan Marc Marquez sudah muak dengan situasi mereka. Sedemikian rupa sehingga Quartararo akan datang kepada kami. Akan sangat menyenangkan melihatnya di Suzuki," sebutnya.[br]Ya, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) dan Marc Marquez (Repsol Honda) kerap mengeluhkan performa motor balap timnya masing-masing. Mereka menilai tidak ada perbaikan pada sisi teknis.Oleh karena itu, Suppo menilai Quartararo dan The Baby Alien -julukan Marc Marquez- selalu kesulitan dalam menunggangi motornya itu. Bahkan, ia mengatakan situasi ini begitu memalukan bagi kedua rider ternama seperti mereka.“Fabio dan Marc adalah dua pembalap terkuat, tapi di atas kertas mereka akan kesulitan dengan motor mereka. Ini memalukan untuk kejuaraan dunia," kata Suppo, seperti dikutip dari Okezone, Jum'at, (30/12/2022).