MATATELINGA : Terkait kabar hubungan buruk dengan mantan timnya terdahulu yaitu Ducati yang semakin mencuat, Eks pembalap MotoGP, Andrea Dovizioso akhirnya secara terang-terangan buka suara. Ia tidak menampik bahwa ada beberapa orang yang kerap membuatnya kesal.Perlu untuk diketahui, Dovi sapaan Dovizioso telah menjalin kisah yang panjang dengan Ducati sejak bergabung pada 2013 hingga 2020. Ia pun memiliki peran yang besar dalam mengembangkan proyek Desmosedici sampai mempersembahkan titel runner-up MotoGP selama tiga musim beruntun, edisi 2017, 2018, dan 2019.Perjalanannya dengan tim yang bermarkas di Borgo Panigaleitu berakhir dengan cara yang kurang menyenangkan. Kontraknya tak diperpanjang meski telah mempersembahkan hasil yang mentereng dalam beberapa musim terakhir.
Baca Juga:Livio Suppo Menilai Marc Marquez dan Fabio Quartararo Sama-Sama Muak!Keretakan hubungan dengan Ducati pun dikabarkan menjadi alasan rider 36 tahun itu tak diberi kontrak lagi. Akan tetapi, Dovi mengatakan sebenarnya hubungannya dengan timnya secara kesuluruhan baik-baik saja, walaupun memang ada beberapa orang Ducati yang kurang harmonis dengannya."Selalu memalukan ketika sebuah hubungan berakhir seperti ini, tidak peduli hubungan seperti apa yang sedang kita bicarakan. Terutama karena saya sebenarnya adalah orang yang mencoba untuk memiliki hubungan yang baik dengan semua orang,” kata Andrea Dovizioso, seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (31/12/2022).“Dalam hal ini, sayangnya, berakhir dengan buruk. Tetapi saya ingin mengatakan bahwa saya tidak memiliki hubungan yang buruk dengan Ducati. Saya memiliki hubungan yang buruk dengan beberapa orang di Ducati. Itu bedanya,” tambahnya.Akan tetapi, ia mengatakan pada dasarnya hubungannya dengan Ducati berlangsung baik-baik saja. Meskipun ada yang kerap membuat dirinya kesal.[br]Setelah cabut dari Ducati, Dovi pun sempat menganggur selama beberapa bulan sampai bergabung bersama Petronas Yamaha SRT di paruh kedua MotoGP 2021. Kemudian, dia melanjutkan perjalannya dengan tim yang sama walaupun namanya berubah menjadi WithU Yamaha RNF di musim berikutnya.Pada akhirnya, pembalap berpaspor Italia itu memutuskan pensiun dari MotoGP jelang akhir musim 2022. Posisinya pun digantikan oleh Carl Crutchlow. Sebab, dia merasa sudah tak bisa tampil kompetitif lagi di balapan kuda besi paling bergengsi di dunia itu.