MATATELINGA, Turin : Format sprint race akan warnai MotoGP 2023 akan mendatang. Pembalap tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, menyambut baik akan aturan baru tersebut. Baginya, sprint race pada MotoGP memberikan penyegaran.Demi kembali menarik penonton, MotoGP pun menerapkan perubahan pada musim 2023. Francesco Bagnaia dan pembalap lainnya akan isuk di MotoGP 2023 karena adanya sprint race.Sprint race akan berlangsung pada hari sabtu, kemudian balapan normal pada hari Minggu. Sprint race sendiri hanya berlangsung 50 persen dari total lap balapan normal.
Baca Juga:Ducati Tampil Ciamik pada MotoGP 2022, ini Kuncinya!Sementara perolehan jumlah poin juga tak banyak yang bisa didapatkan oleh para pembalap. Karena hanya pembalap yang finis di posisi sembilan besar berhak dapat poin.Meski banyak penolakan, Bagnaia yakin jika MotoGP dapat kembali memberikan daya tariknya. Terlebih dengan perkembangan yang telah ditunjukkan di MotoGP sejauh ini.“Saya yakin MotoGP sudah berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir. Saya juga yakin jika MotoGP dapat memberikan pertunjukan yang menakjubkan,” kata Bagnaia, seperti dikutip dari Okezone, Kamis (12/01/2023).Selain itu, Bagnaia merasa keberadaan Sprint Race merupakan solusi yang dibutuhkan MotoGP. Dia menilai hal tersebut dapat memberikan penyegaran pada kategori balap motor kasta teratas itu.[br]“Sudah jelas ada beberapa hal yang harus dilakukan. Dari sudut pandang saya, kejuaraan dunia sedang membutuhkan sedikit penyegaran. Sprint race jelas memberikan suatu dorongan tambahan,” ujarnya.Sebagaimana diketahui, MotoGP mengalami penurunan jumlah penonton di setiap tahunnya. Hal tersebut membuat Dorna Sport terus mencari cara untuk membuat MotoGP kembali disaksikan oleh banyak penggemarnya.Sementara itu, banyak pihak mengatakan MotoGP kehilangan banyak penggemar akibat Valentino Rossi pensiun. Selain itu, MotoGP juga dianggap sudah kalah bersaing dengan F1.