MATATELINGA : Konflik perang antara Rusia dan Ukraina belum juga menemukan titik perdamaian, perang yang terjadi sejak 24 Februari 2022 kemarin telah menelan banyak korban. Hal tersebut menunjukkan betapa dahsyatnya perang tersebut.Perlu untuk diketahui, perang ini diduga disebabkan karena Ukraina menuduh Rusia mengirimkan pasukan dan senjatanya untuk para pemberontak yang berada di Ukraina.
Akan hal tersebut, berikut 3 fakta terbaru terkait perang antara Rusia dan Ukraina, seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (25/03/2023) :Baca Juga:Diklaim Mampu Sebabkan Tsunami Radioaktif, Korea Utara Lakukan Uji Drone Serangan Bawah Air1. Ukraina tidak mau melepas BakhmutPertempuran antara Rusia dan Ukraina terfokus pada Bakhmut sejak berbulan-bulan lalu. Kota yang sedang diperebutkan oleh Rusia ini sudah hampir terkepung sepenuhnya.Dengan banyaknya tentara Ukraina yang tewas, maka pejabat Amerika Serikat mengirim laporan kepada Ukraina untuk mundur dan menyerahkan Bakhmut, sehingga bisa meminimalisir kerugian.Tetapi, Presiden Ukraina menegaskan enggan untuk menyerahkan Bakhmut.
2. 100.000 Tentara Rusia Tewas Kurang dari 1 HariPada selasa kemarin, Ukraina mengklaim telah menewaskan 100.000 tentara Rusia dalam 24 jam terakhir.Ukraina juga menyatakan mereka telah menghancurkan 25 unit tank milik Rusia dalam 2 hari terakhir.Walaupun Moskow membantah hal tersebut, dan mengatakan bahwa pihaknya telah menewaskan banyak prajurit Ukraina.[br]
3. 100.000 Tentara Ukraina telah TewasMelansir dari Politico, "Lebih dari 100.000 pasukan Ukraina telah tewas dalam perang selama setahun, pejabat AS memperkirakan, termasuk tentara yang paling berpengalaman,”Dengan banyaknya tentara Ukraina yang gugur, membuat banyak negara yang prihatin dengan Ukraina, termasuk Amerika Serikat.Kurangnya amunisi, pertahanan udara dan prajurit yang berpengalaman membuat Washington prihatin dengan Ukraina. Padahal menurut laporan media AS, Ukraina akan melancarkan serangan balas dendam kepada Rusia pada bulan Mei.