MATATELINGA, Dubai: Kapal selam Amerika Serikat (AS) dipaksa
Angkatan Laut Iran muncul ke
permukaan saat
memasuki Teluk, kata komandan
Angkatan laut Iran Shahram Irani kepada televisi negara pada Kamis, (20/4/2023). Namun, Armada Kelima Angkatan Laut AS membantah insiden semacam itu telah terjadi."Kapal selam ini melakukan yang terbaik, menggunakan semua kapasitasnya, untuk melintas dalam keheningan total dan tanpa terdeteksi,” kata Irani. "Kami pasti akan merefleksikan kepada badan internasional fakta bahwa kapal selam itu telah melanggar perbatasan kami."Itu juga masuk ke perairan teritorial kita tapi.. kapal selam itu mengubah jalur setelah diperingatkan," kata Irani sebagaimana dilansir Reuters."Kapal selam AS mendekat saat tenggelam, tapi kapal selam Iran Fateh mendeteksinya dan melakukan...manuver untuk memaksanya muncul ke permukaan saat melewati Selat (Hormuz).
BACA JUGA:Pertempuran Kelompok Bersenjata, 3.000.000 Luka Luka dan Pesawat Boeing 737-300F Hancur"Kapal selam AS mendekat saat tenggelam, tapi kapal selam Iran Fateh mendeteksinya dan melakukan...manuver untuk memaksanya muncul ke permukaan saat melewati Selat (Hormuz). Itu juga masuk ke perairan teritorial kita tapi.. kapal selam itu mengubah jalur setelah diperingatkan," kata Irani sebagaimana dilansir Reuters."Kapal selam ini melakukan yang terbaik, menggunakan semua kapasitasnya, untuk melintas dalam keheningan total dan tanpa terdeteksi,” kata Irani. "Kami pasti akan merefleksikan kepada badan internasional fakta bahwa kapal selam itu telah melanggar perbatasan kami."Angkatan Laut AS mengatakan awal bulan ini bahwa kapal selam bertenaga nuklir dengan peluru kendali Florida beroperasi di Timur Tengah untuk mendukung Armada Kelima.Pasukan Iran dan AS telah melakukan sejumlah konfrontasi di masa lalu. Pada awal April, angkatan laut Iran mengatakan telah mengidentifikasi dan memperingatkan pesawat pengintai AS di luar mulut Teluk. Pada 2019, Iran menembak jatuh pesawat tak berawak AS yang katanya terbang di atas Iran selatan.