Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Oiamang! Rusia Ancam Lenyapkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky

Oiamang! Rusia Ancam Lenyapkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky

Redaksi - Kamis, 04 Mei 2023 10:30 WIB
Hand over
Presiden Rusia Vladimir Putin
MATATELINGA, Moskow : Dalam serangan pesawat tak berawak (drone) di Kremlin, Moskow, Rusia menuduh Ukraina pada Rabu, (03/05/2023) melancarkan upaya yang gagal untuk membunuh Presiden Vladimir Putin. Akan hal tersebut, Rusia mengancam akan melakukan pembalasan atas serangan terhadap Putin tersebut.

Namun perlu untuk diketahui, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Kyiv tidak ada hubungannya dengan insiden tersebut.

"Kami tidak menyerang Putin, atau Moskow, kami berperang di wilayah kami," kata Zelensky dalam konferensi pers saat berkunjung ke Finlandia.

Baca Juga:Sudan Mencekam! Kekacauan Terjadi di Pelabuhan Saat Ribuan Orang Dievakuasi

Mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev, yang saat ini menjabat sebagai wakil kepala Dewan Keamanan Rusia, mengatakan insiden itu “tidak memberi Rusia pilihan selain secara fisik melenyapkan Zelensky dan kelompoknya”.

Dua dari banyak video yang dipublikasikan di saluran media sosial Rusia menunjukkan dua objek terbang di lintasan yang sama menuju salah satu titik tertinggi di kompleks Kremlin, kubah Senat. Objek terbang pertama tampaknya hancur hanya dengan kepulan asap, yang kedua tampaknya meninggalkan puing-puing yang menyala-nyala di kubah.

Pemeriksaan Reuters pada waktu dan lokasi menunjukkan bahwa video itu mungkin asli, meskipun beberapa analis Barat mengatakan ada kemungkinan Rusia telah melakukan insiden itu untuk menyalahkan Kyiv dan membenarkan semacam tanggapan yang menghancurkan.

[br]

Penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak mengatakan tuduhan drone, bersama dengan pengumuman bahwa Rusia telah menangkap tersangka penyabot di wilayah Krimea yang diduduki Rusia di Ukraina, "jelas menunjukkan persiapan provokasi teroris skala besar oleh Rusia dalam beberapa hari mendatang".

Di Washington, Gedung Putih mengatakan mengetahui laporan bahwa Rusia menuduh Ukraina menyerang Kremlin dengan pesawat tak berawak untuk mencoba membunuh Putin tetapi tidak dapat mengautentikasi tuduhan tersebut.

Rusia mengatakan pihaknya meluncurkan "operasi militer khusus" untuk melawan ancaman dari hubungan Kyiv dengan Barat. Ukraina dan sekutunya menyebutnya sebagai perang penaklukan tanpa alasan oleh Moskow, yang digagalkan oleh serangan yang gagal di ibu kota Kyiv awal tahun lalu dan kemajuan Ukraina pada paruh kedua tahun 2022.

Kremlin mengatakan bahwa dua kendaraan udara tak berawak diarahkan ke Kremlin.

"Sebagai hasil dari tindakan tepat waktu yang diambil oleh militer dan dinas khusus dengan penggunaan sistem radar perang, perangkat itu tidak berfungsi," kata pernyataan Kremlin sebagaimana dilansir Reuters.

[br]

"Kami menganggap aksi ini sebagai aksi teroris terencana dan upaya pembunuhan presiden, yang dilakukan pada malam Hari Kemenangan, Parade 9 Mei, di mana kehadiran tamu asing juga direncanakan."

Pecahan drone berserakan di halaman Kremlin tetapi tidak ada korban luka atau kerusakan, kata pernyataan tersebut.Seperti dikutip dari Okezone, Kamis (04/05/2023).

Putin sendiri aman. Kantor berita RIA mengatakan dia tidak berada di Kremlin pada saat itu, dan sedang bekerja pada hari Rabu di kediaman Novo Ogaryovo di luar Moskow.

"Pihak Rusia berhak mengambil tindakan pembalasan di mana dan kapan pun dianggap perlu," tambah Kremlin.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Tuntut Ribuan Orang Turun ke jalan, "Rumah untuk rakyat, bukan keuntungan"

Internasional

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Internasional

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Internasional

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Internasional

Putin Menyatakan Tujuan Militer Kremlin di Ukraina Akan Tercapai.

Internasional

Kota Yatat Bagian Alaska di Guncang Gempa