MATATELINGA, Newyork: Dua tewas dan 28 lainnya luka-luka terjadi penembakan yang mematikan di Kota Baltimore, Maryland, Amerika Serikat (AS).Hal tersebut dikatakan seorang juru bicara, bahwa tiga orang tetap dalam kondisi kritis.Insiden itu terjadi tepat setelah tengah malam (05:00 GMT) di area Rumah Brooklyn, tempat orang berkumpul untuk acara yang disebut Brooklyn Day atau Hari Brooklyn. Tidak ada rincian tentang tersangka.Sedangkan Motif di balik penembakan itu masih belum jelas dan polisi akan menyelidikinya. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi tentang insiden tersebut.
BACA JUGA:Apa Tujuan Pria Ini...?, Begitu Nekat Membakar dan Injak Injak Kitab Suci Umat IslamPejabat komisaris kota itu mengatakan lebih dari selusin korban berusia di bawah 18 tahun.Para pejabat mengatakan bahwa lebih dari satu penyerang melepaskan tembakan ke perayaan itu.[br]"Ini adalah tindakan sembrono dan pengecut yang terjadi di sini," kata Wali Kota Baltimore Brandon Scott dalam konferensi pers, dikutip BBC."Kami tidak akan berhenti sampai kami menemukan Anda dan kami akan menemukan Anda. Sampai saat itu saya berharap bahwa dengan setiap napas yang Anda ambil, Anda memikirkan tentang kehidupan yang Anda ambil dan Anda memikirkan tentang kehidupan yang Anda pengaruhi di sini malam ini," lanjutnya."Ini sekali lagi menyoroti dampak dan kebutuhan untuk menangani penyebaran senjata ilegal yang berlebihan di jalan-jalan kita dan kemampuan bagi mereka yang seharusnya tidak memilikinya untuk mendapatkannya dan juga perlunya akuntabilitas di setiap tingkat. ketika Anda berurusan dengan senjata dan kekerasan senjata," tambahnya.[br]Sebuah pernyataan polisi mengkonfirmasi bahwa seorang wanita berusia 18 tahun ditemukan tewas di tempat kejadian. Adapun seorang pria berusia 20 tahun meninggal setelah dibawa ke rumah sakit.Pada Minggu (2/7/2023) sore, 19 orang yang terluka telah dipulangkan dari rumah sakit sementara sembilan lainnya masih dalam kondisi kritis.Penjabat komisaris polisi Richard Worley melaporkan bahwa usia para korban berkisar antara 13 hingga 32 tahun."Ini adalah TKP yang sangat besar. Kita berbicara tentang banyak blok," katanya,"Petugas kami terus menjelajahi TKP yang sangat besar,” ujarnya.