MATATELINGA, Palestina: Sejauh ini lebih dari 900 orang tewas dari pihak Israel dan lebih dari 680 warga Palestina juga meninggal dunia sejak perang kembali pecah akhir pekan lalu.Hamas sandera ratusan orang di Israel Tak hanya melancarkan serangan udara, Hamas juga dilaporkan menyandera sekitar 150 orang di Israel, termasuk warga asing.Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan warganya ada yang menjadi korban penyanderaan Hamas. Meski begitu, Biden belum mengungkap jumlahnya.Namun, Biden menyatakan sejauh ini ada 11 WN AS yang tewas akibat serangan Hamas ke Israel.BACA JUGA:
Bagaimana Hamas Menipu Israel dengan Merencanakan Serangan yang Menghancurkan"Sedihnya, kita sekarang mengetahui bahwa setidaknya 11 warga negara Amerika termasuk di antara mereka yang terbunuh, banyak di antara para korban memang telah menetap di Israel," kata Biden dalam sebuah pernyataan setelah bertemu dengan tim keamanan nasionalnya di Gedung Putih pada Senin (9/10) malam waktu AS."Meskipun kami masih berupaya untuk memastikannya, kami yakin kemungkinan besar warga Amerika juga termasuk di antara mereka yang ditahan oleh Hamas," tambahnya.[br]Tak hanya AS, dua warga negara Prancis juga tewas akibat gempuran Hamas ke Israel, sementara 14 warganya dinyatakan hilang dan kemungkinan menjadi tawanan Hamas.Perang Israel vs Hamas Palestina yang kembali pecah sejak akhir pekan lalu makin memanas. Per Senin (9/10) malam, total lebih dari 1.600 orang tewas dan 6.434 orang lainnya terluka.Menurut laporan BNO News, sebanyak 900 orang tewas dan 2.1616 orang terluka dari pihak Israel.Sementara itu, sekitar 687 orang tewas dan 3.726 orang lainnya terluka di Jalur Gaza Palestina, markas Hamas dan milisi lainnya. Sebagian besar korban merupakan warga sipil termasuk anak-anak.Di Tepi Barat Palestina, tercatat 16 orang tewas dan 92 orang lainnya terluka sejak serangan Israel vs Hamas berlangsung.Dikutip AFP, ada 12 warga Thailand yang tewas dan 11 lainnya disandera Hamas. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Kanchana Patarachoke, mengatakan 12 warganya yang tewas itu merupakan pekerja.Menteri Tenaga Kerja Thailand Phiphat Ratchakitprakarn mengatakan ada sekitar 5.000 pekerja Thailand yang bekerja di daerah pertempuran Israel-Hamas. Ratchakitprakarn mengatakan ribuan warganya itu telah dipindahkan ke tempat yang aman.