MATATELINGA, Qatar: Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi 13 sandera Israel telah kembali ke Israel pada hari Jumat, di mana mereka telah menjalani pemeriksaan medis awal.Kementerian Luar Negeri Qatar, yang membantu menengahi perjanjian tersebut, mengonfirmasi bahwa tahanan Palestina yang dibebaskan sebagai bagian dari perjanjian tersebut sedang dalam perjalanan ke Tepi Barat.Palang Merah, yang mengangkut para tahanan pada hari Jumat dari Gaza ke perbatasan Rafah dengan Mesir, mengatakan 24 sandera telah dibebaskan.Sepuluh warga negara Thailand dan satu warga Filipina juga telah dibebaskan berdasarkan perjanjian terpisah.Kelompok pertama warga Israel dan Palestina telah dibebaskan berdasarkan gencatan senjata yang ditengahi antara Israel dan Hamas yang menghentikan sementara pertempuran di Gaza setelah konflik berminggu-minggu, kata para pejabat.Di antara warga Israel yang dibebaskan adalah Emilia Aloni dan Adina Moshe yang berusia 5 tahun, yang terlihat dibawa pergi dengan sepeda motor setelah diculik dari kibbutznya selama serangan Hamas pada 7 Oktober.[br]"Mereka sekarang dalam perjalanan ke rumah sakit di mana mereka akan bertemu kembali dengan keluarga mereka - atau lebih tepatnya, apa yang tersisa dari keluarga mereka," kata juru bicara pemerintah Israel, Eylon Levy, kepada CNN. “Banyak dari mereka, tentu saja, keluarga mereka dibunuh pada tanggal 7 Oktober."Juru bicara IDF Daniel Hagari mengatakan bahwa 11 warga negara asing yang dibebaskan dikembalikan ke Israel bersama dengan sandera Israel yang dibebaskan pada Jumat malam. “Mereka semua menjalani pemeriksaan medis awal di penyeberangan Kerem Shalom, dan nyawa mereka tidak dalam bahaya,” katanya dalam sebuah pengarahan.Levy mengatakan pembebasan awal masih menyisakan 215 sandera di Gaza. “Tidak seorang pun dari kita di sini yang bebas sampai semuanya bebas. Kami berkomitmen terhadap janji itu: Tidak akan ada seorang pun yang tertinggal,” katanya.Israel juga membebaskan 39 tahanan Palestina sebagai imbalannya pada hari Jumat. Bus-bus yang dilaporkan membawa beberapa wanita dan remaja Palestina yang dibebaskan terlihat meninggalkan penjara Ofer di Tepi Barat yang diduduki.Palang Merah kemudian mengonfirmasi bahwa kelompok yang meninggalkan penjara Ofer telah tiba di Ramallah.
BACA JUGA:Reaksi Keras dari Beberapa Kelompok Sayap Kanan, Dengan Penggulingan DPR Kevin McCarthyBadan intelijen Israel Mossad dan IDF telah menerima daftar kedua sandera Israel yang akan dibebaskan pada hari Sabtu sebagai bagian dari kerangka kerja yang disepakati dengan Hamas, kata kantor Perdana Menteri Israel dalam pernyataan tertulis pada hari Jumat.Pejabat keamanan sedang meninjau daftar nama tersebut, kata pernyataan itu.Koordinator Penyanderaan Israel Brigjen. Jenderal (res.) Gal Hirsch telah memberikan informasi tersebut kepada keluarga para sandera, tambah pernyataan itu.Daftar tersebut tidak akan diumumkan ke publik sampai para sandera aman di tangan Israel.