Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Yoav Gallant: Israel masih memerlukan perang berbulan-bulan untuk membasmi Hamas.

Yoav Gallant: Israel masih memerlukan perang berbulan-bulan untuk membasmi Hamas.

Admin - Jumat, 15 Desember 2023 10:08 WIB
MATATELINGA, Gaza: Penasihat keamanan nasional Jake Sullivan mendarat di Israel pada Kamis (14/12/2023) brpesan blak-blakan dari pemerintahan Biden yang meminta pemerintah Israel untuk mengurangi intensitas kampanye militernya di Gaza sesegera mungkin.

Para pejabat tersebut mengatakan bahwa pemerintah AS akan mendukung Israel dalam upayanya untuk menghancurkan Hamas, namun mereka memperkirakan strategi negara tersebut akan berubah dari serangan habis-habisan menjadi operasi taktis.

Lebih tepat sasaran yang bertujuan untuk melenyapkan para pemimpin dan tempat persembunyian Hamas, serta menghancurkan Hamas, sebut para pejabat AS kepada ABC News.

BACA JUGA:Pembangunan Tower Kedua RSU Haji Medan segera Dilakukan dengan Didukung Investor Korsel

Juru bicara Gedung Putih John Kirby menolak untuk menetapkan batas waktu spesifik untuk transisi tersebut pada konferensi pers hari Kamis (14/12/2023).Namun mengatakan, bahwa Sullivan membahas hal itu terjadi "dalam waktu dekat" dalam pertemuan tatap muka dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan anggota lain dari Gedung Putih.

Kirby mengatakan bahwa Sullivan juga menegaskan kembali dukungan AS terhadap Israel dan komitmen pemerintah untuk memulangkan sejumlah sandera yang masih ditahan oleh Hamas selama pertemuannya dengan Netanyahu, namun ia juga "mengajukan pertanyaan-pertanyaan sulit" mengenai tahap ofensif Israel selanjutnya dan "membahas upaya yang dilakukan Israel kini lebih tepat sasaran dan tepat sasaran."

[br]

Presiden Joe Biden juga mengatakan pada hari Kamis bahwa dia ingin Israel “lebih berhati-hati” dengan serangan mereka di Gaza dan fokus pada “bagaimana menyelamatkan nyawa warga sipil” ketika jumlah korban terus meningkat.

"Saya ingin mereka fokus pada bagaimana menyelamatkan nyawa warga sipil, bukan berhenti mengejar Hamas, tapi lebih berhati-hati," katanya dalam sebuah acara di Institut Kesehatan Nasional pada hari Kamis.

Presiden ditanya apakah dia ingin Israel mengurangi serangannya terhadap Gaza pada akhir tahun ini seperti yang dilaporkan oleh The New York Times dan beralih ke fase intensitas yang lebih rendah, namun dia tidak menjawab pertanyaan itu.

Para pejabat Israel belum memberikan komentar terbuka mengenai keterlibatan mereka, namun laporan pers lokal mengklaim bahwa Menteri Pertahanan Yoav Gallant mengatakan kepada Sullivan bahwa Israel masih memerlukan perang berbulan-bulan untuk membasmi Hamas.

Perbedaan pandangan mengenai berapa lama pertempuran besar-besaran akan berlangsung hanyalah salah satu potensi ancaman terhadap koalisi antara AS dan Israel. Meningkatnya reaksi internasional dan domestik terhadap konflik tersebut juga telah menguji tekad pemerintahan Biden.

Seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa dalam pertemuan tertutup sebelumnya dengan para pejabat AS, Israel telah memberikan perkiraan yang tidak jelas mengenai berapa lama kampanyenya akan berlangsung, namun operasi awalnya di Gaza utara diselesaikan lebih cepat dari perkiraan awal kedua negara.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Rudal Tomahawk Akan "dilepas" Trump, Jika Putin Tida Mendengarkannya....?

Internasional

Rusia Memiliki Taktik Pesawat Nirawak Baru, Buatan Iran dan Melakukan Pengeboman dari ketinggian

Internasional

Ketegangan di sekitar Iran, Panglima Israel Serang Iran