Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Inilah cara Trump menang di Carolina Selatan

Inilah cara Trump menang di Carolina Selatan

Redaksi - Minggu, 25 Februari 2024 06:05 WIB
pixabay
Donald Trump
MATATELINGA, Washington: Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memenangkan hati Partai Republik Carolina Selatan sebagai kandidat yang diyakini para pemilih dapat menang pada bulan November, menjaga negara tetap aman dan memiliki kemampuan mental untuk menjadi presiden.

Trump meraih kemenangan dalam pemilihan pendahuluan di Carolina Selatan dengan dukungan dari basis pemilih setia yang hampir tak tergoyahkan. AP VoteCast menemukan bahwa Partai Republik di negara bagian tersebut secara umum sejalan dengan tujuan Trump.

Banyak yang mempertanyakan pentingnya mendukung perjuangan Ukraina melawan Rusia; Mayoritas orang memandang imigran sebagai hal yang merugikan AS dan menduga ada motif politik jahat di balik berbagai dakwaan kriminal yang diajukan Trump.

BACA JUGA:Kokain Senilai $568 Juta Ditemukan Tersembunyi di Dalam Pisang

Bahkan di negara bagian asalnya, Carolina Selatan, tempat ia pernah menjadi gubernur, Nikki Haley tampaknya memiliki peluang kecil melawan Trump. Hanya sekitar setengah dari pemilih Partai Republik yang memiliki pandangan positif terhadap Trump, sedangkan sekitar 7 dari 10 memiliki pandangan positif terhadap Trump.

Sekitar 6 dari 10 pemilih di Carolina Selatan menganggap diri mereka pendukung gerakan "Make America Great Again", sebuah slogan Trump yang membantu melambungkannya ke Gedung Putih pada tahun 2016.

[br]

Sekitar 9 dari 10 pemilih Trump mengatakan bahwa mereka terdorong oleh dukungan mereka terhadapnya. bukan karena keberatan terhadap lawannya. Para pemilih Haley jauh lebih terpecah: Sekitar 6 dari 10 orang termotivasi untuk mendukungnya, namun sekitar 4 dari 10 ternyata menentang Trump.

AP VoteCast adalah survei terhadap lebih dari 2.400 pemilih yang ambil bagian dalam pemilihan pendahuluan Partai Republik pada hari Sabtu di Carolina Selatan, yang dilakukan untuk The Associated Press oleh NORC di Universitas Chicago.

Kemenangan Trump di Carolina Selatan tampak sangat mirip dengan kemenangannya di kaukus Iowa dan pemilihan pendahuluan di New Hampshire. Hal ini merupakan tanda bahwa perbedaan regional yang pernah ada dalam Partai Republik telah digantikan oleh gerakan nasional yang sebagian besar berkisar pada mantan presiden tersebut.

[br]

Trump, 77, menang di Carolina Selatan dengan pemilih berkulit putih dan tidak memiliki gelar sarjana, salah satu daerah pemilihan intinya. Sekitar dua pertiga pendukung Trump pada pemilu kali ini termasuk dalam kelompok tersebut.

Mayoritas percaya Trump, tapi bukan Haley adalah kandidat yang bisa menang dalam pemilihan umum bulan November. Para pemilih juga lebih cenderung memandang Trump dibandingkan Haley sebagai seseorang yang akan "membela dan berjuang untuk orang-orang seperti Anda" dan mengatakan bahwa ia akan menjaga keamanan negara.

Dan sekitar tiga perempatnya mengatakan dia memiliki kemampuan mental untuk menjabat sebagai presiden secara efektif.

Para pemilih Trump juga mendukung pandangan-pandangannya yang lebih nasionalis. Dibandingkan para pendukung Haley, mereka cenderung memiliki pandangan yang tidak terlalu positif terhadap aliansi NATO atau bahkan menganggapnya buruk bagi AS, dengan mengatakan bahwa imigran merugikan negara dan mengatakan bahwa imigrasi adalah masalah utama yang dihadapi AS.

Pada usia 52 tahun, Haley bertaruh bahwa dia dapat menawarkan perubahan generasi bagi Partai Republik. Namun masa depan yang diutarakannya hanya memiliki sedikit dasar bagi Partai Republik saat ini, bahkan di Carolina Selatan, tempat ia sebelumnya memenangkan dua periode jabatan sebagai gubernur. Hampir separuh pemilih di Carolina Selatan â€" termasuk sekitar 6 dari 10 pemilih yang mendukung Trump â€" mengatakan bahwa mereka mempunyai pendapat yang tidak baik tentang Trump.

Haley mengatakan dia akan tetap bersaing setidaknya sampai pemilihan pendahuluan Super Tuesday, meskipun sejauh ini tidak ada tanda-tanda bahwa dia telah mengganggu momentum Trump. Dia berjuang untuk meyakinkan inti Partai Republik bahwa dia adalah pilihan yang lebih baik daripada mantan presiden â€" kehilangan sebagian besar kaum konservatif dan mereka yang tidak memiliki gelar sarjana karena Trump.

Siapa koalisinya? Haley mendominasi pemilih Carolina Selatan yang dengan tepat mengatakan bahwa Joe Biden dari Partai Demokrat memenangkan pemilihan presiden 2020. Sekitar tiga perempat pendukungnya mengatakan Biden terpilih secara sah sebagai presiden pada tahun 2020, dan sekitar 4 dari 10 memilih Biden pada pemilu tersebut. Masalahnya adalah sekitar 6 dari 10 pemilih utama Partai Republik mengatakan mereka yakin Biden tidak terpilih secara sah.

Editor
:

Berita Terkait

Internasional

AdNI Gelar Rapat Pleno Reshuffle Pengurus, Muhardi Terpilih sebagai Sekjen

Internasional

Malam Silaturahmi Kapolsek Kotapinang, Hangatkan Kebersamaan dan Perkuat Sinergi

Internasional

Terobosan Tata Kelola Keuangan, Bobby Nasution Raih Penghargaan Creative Financing dari Mendagri

Internasional

Ingin Hemat Biaya Logistik? Armocargo Jasa Ekspedisi Cargo Termurah Solusinya

Internasional

Hangatnya Pisah Sambut Dandim 0201/Medan, Zakiyuddin Harahap: Sinergi Kita Adalah Kekuatan Kota

Internasional

Empat Bulan, 320 Kasus Dibongkar: Polres Belawan Sikat Narkoba dan Kejahatan Jalanan